Frankenstein45.Com – 10 April 2026 | Insiden yang kemudian menjadi viral terjadi pada layanan kereta cepat Whoosh di Jakarta. Seorang penumpang menahan pintu gerbang masuk kereta setelah menyadari bahwa barang pribadi, berupa tas kecil, tertinggal di dalam gerbong. Upaya tersebut menyebabkan pintu tidak dapat menutup otomatis, sehingga kereta terpaksa menunggu hingga petugas menenangkan situasi.
KCIC segera mengeluarkan imbauan kepada seluruh penumpang untuk tidak mencoba membuka atau menahan pintu kereta. Pintu dirancang agar hanya dapat dibuka secara otomatis ketika kereta berada dalam keadaan berhenti sepenuhnya dan semua penumpang telah berada di dalam gerbong. Intervensi manual dapat mengganggu sistem keselamatan dan mengakibatkan penundaan layanan.
Berikut langkah-langkah yang disarankan KCIC untuk menghindari kejadian serupa:
- Pastikan semua barang pribadi telah disimpan dengan aman sebelum memasuki gerbong.
- Jika barang tertinggal, segera beri tahu petugas kereta yang berada di pintu masuk.
- Tidak mencoba membuka atau menahan pintu secara paksa.
- Ikuti prosedur evakuasi atau penanganan darurat yang diumumkan oleh petugas.
Insiden ini juga menjadi peringatan bagi operator transportasi publik lainnya untuk menegakkan kebijakan keselamatan dan meningkatkan sosialisasi kepada penumpang mengenai pentingnya mematuhi aturan pintu otomatis.







