Peran Arsiparis Kian Strategis di Era Digital, Kemendikbud Ristek Gandeng UNAIR Tingkatkan Kemampuan Tendik
Peran Arsiparis Kian Strategis di Era Digital, Kemendikbud Ristek Gandeng UNAIR Tingkatkan Kemampuan Tendik

Peran Arsiparis Kian Strategis di Era Digital, Kemendikbud Ristek Gandeng UNAIR Tingkatkan Kemampuan Tendik

Frankenstein45.Com – 08 April 2026 | Di tengah percepatan transformasi digital, fungsi arsiparis menjadi semakin krusial dalam mengelola, melindungi, dan memanfaatkan data institusi pendidikan tinggi. Tanpa pengelolaan arsip yang tepat, lembaga tidak hanya kehilangan jejak historis, tetapi juga berisiko menghadapi kebocoran informasi dan inefisiensi operasional.

Menanggapi tantangan tersebut, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) bekerja sama dengan Universitas Airlangga (UNAIR) untuk menyelenggarakan program peningkatan kompetensi tenaga kependidikan (tendik) di bidang arsip dan manajemen informasi. Program ini mencakup serangkaian pelatihan, workshop, serta pendampingan teknis yang dirancang untuk:

  • Meningkatkan pemahaman tentang standar internasional pengelolaan arsip digital.
  • Memperkenalkan alat‑alat berbasis cloud untuk penyimpanan, pencarian, dan pemulihan data.
  • Mengintegrasikan praktik arsip dalam sistem manajemen akademik dan administratif.
  • Mengembangkan kebijakan internal yang mendukung keamanan dan keterbukaan informasi.

Para peserta, yang mayoritas berasal dari perguruan tinggi negeri, akan dibimbing oleh para pakar arsiparis serta dosen UNAIR yang memiliki keahlian dalam ilmu informasi. Selama tiga bulan, mereka akan mengerjakan studi kasus nyata, mengimplementasikan prototipe sistem arsip digital, dan menyusun rencana aksi yang dapat diadopsi di institusi masing‑masing.

Harapan utama program ini adalah terciptanya tenaga kependidikan yang tidak hanya mahir dalam teknik pengarsipan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam mengoptimalkan alur kerja digital. Dengan demikian, institusi pendidikan tinggi dapat meningkatkan akurasi data, mempercepat proses administrasi, serta memperkuat transparansi bagi pemangku kepentingan.

Selain itu, Kemendikbud Ristek berkomitmen untuk melanjutkan kolaborasi jangka panjang dengan UNAIR, termasuk pengembangan modul e‑learning dan sertifikasi resmi bagi arsiparis institusi. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya pengelolaan informasi yang berkelanjutan di seluruh jajaran pendidikan tinggi di Indonesia.