Perayaan Peh Cun di Kota Tangerang Soroti Tradisi Pembakaran Perahu Naga
Perayaan Peh Cun di Kota Tangerang Soroti Tradisi Pembakaran Perahu Naga

Perayaan Peh Cun di Kota Tangerang Soroti Tradisi Pembakaran Perahu Naga

Frankenstein45.Com – 19 Juni 2026 | Warga keturunan Tionghoa di Kota Tangerang, Banten, memperingati festival tradisional Peh Cun dengan serangkaian acara yang menonjolkan warisan budaya Tionghoa, termasuk ritual pembakaran perahu naga. Perayaan yang berlangsung pada tanggal tertentu ini menarik perhatian ribuan penonton, baik warga lokal maupun wisatawan.

Peh Cun, yang juga dikenal sebagai Festival Qingming, merupakan hari memperingati leluhur. Di Tangerang, tradisi ini dipadukan dengan pertunjukan perahu naga yang dihias secara megah, diakhiri dengan ritual pembakaran simbolik untuk mengusir energi negatif dan memohon keselamatan.

Rangkaian Acara

  • Prosesi Perahu Naga: Sejumlah perahu naga berukuran besar mengarak patung dewa dan simbol-simbol kebudayaan, melintasi sungai dan kanal yang telah disiapkan khusus.
  • Pembakaran Perahu Miniatur: Setelah prosesi, perahu-perahu miniatur dibuat dari bambu dan kertas, kemudian dibakar di area terbuka sebagai simbol pelepasan.
  • Penampilan Seni Tradisional: Tarian lion dance, musik tradisional, dan pameran kuliner khas Tionghoa menambah semarak acara.

Makna Budaya

Pembakaran perahu naga bukan sekadar pertunjukan visual, melainkan memiliki makna spiritual. Masyarakat mempercayai bahwa api dapat membersihkan jiwa, menghilangkan kesialan, serta menyatukan generasi muda dengan nilai-nilai leluhur.

Pihak pemerintah Kota Tangerang memberikan dukungan logistik, termasuk penyediaan tempat, keamanan, dan promosi acara. Hal ini mencerminkan komitmen kota dalam melestarikan keragaman budaya Indonesia.

Warga yang hadir menyatakan kebanggaan mereka dapat menampilkan tradisi ini di tengah kota modern. “Kami ingin generasi berikutnya tetap mengenal warisan nenek moyang kami,” ujar salah satu panitia.