Peresmian Balai Budaya Elidan dan Dampaknya pada Penjualan Molis di Sumatera Barat
Peresmian Balai Budaya Elidan dan Dampaknya pada Penjualan Molis di Sumatera Barat

Peresmian Balai Budaya Elidan dan Dampaknya pada Penjualan Molis di Sumatera Barat

Frankenstein45.Com – 21 Juni 2026 | Menteri Kebudayaan Fadli Zon pada hari Rabu lalu resmi membuka Balai Budaya Elidan yang terletak di Kota Padang, Sumatera Barat. Upacara peresmian dihadiri oleh pejabat daerah, seniman lokal, serta tokoh masyarakat.

Balai budaya ini dirancang sebagai pusat kreatif yang mendukung pelestarian seni tradisional Minangkabau, sekaligus menyediakan ruang pameran, workshop, dan pertunjukan. Fasilitas meliputi ruang galeri, studio musik, serta aula serbaguna yang dilengkapi teknologi audio‑visual modern.

Selain peresmian, acara tersebut juga menyertakan pasar tradisional khusus yang menampilkan produk lokal, termasuk molis, makanan khas berbahan dasar kelapa parut yang digoreng dan dibumbui.

  • Penjualan molis mengalami peningkatan signifikan pada hari peresmian, dengan total penjualan mencapai Rp 150 juta.
  • Petani kelapa setempat melaporkan kenaikan permintaan sebesar 35% dibandingkan minggu sebelumnya.
  • Pedagang melaporkan rata‑rata penjualan per pedagang mencapai Rp 7,5 juta.
Produk Total Penjualan (Rp) Kenaikan Permintaan
Molis Original 100.000.000 30%
Molis Pedas 50.000.000 40%

Ke depan, balai tersebut akan menggelar serangkaian program pelatihan seni, kompetisi musik, dan pameran kerajinan tangan, yang diharapkan dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.