Frankenstein45.Com – 27 Mei 2026 | Manajemen Persija Jakarta resmi mengumumkan pada 27 Mei 2026 bahwa kontrak pelatih asal Brasil, Mauricio Souza, tidak akan diperpanjang meski tim berhasil menempati posisi tiga klasemen akhir BRI Super League 2025/2026. Keputusan ini diambil setelah evaluasi menyeluruh terhadap pencapaian dan target yang telah disepakati di awal musim.
Prestasi dan Statistik Musim 2025/2026
Di bawah asuhan Mauricio Souza, Persija mencatatkan rekor poin tertinggi dalam satu dekade terakhir. Tim mengumpulkan 71 poin dari 22 kemenangan, lima hasil imbang, dan tujuh kekalahan. Statistik tersebut menempatkan Persija pada posisi ketiga, jauh di atas standar yang ditetapkan klub, yaitu menjuarai kompetisi.
| Parameter | Jumlah |
|---|---|
| Kemenangan | 22 |
| Imbang | 5 |
| Kekalahan | 7 |
| Poin Total | 71 |
Selain angka-angka tersebut, Mauricio berhasil menanamkan identitas permainan agresif yang konsisten menekan lawan. Gaya menyerang yang dibawa oleh tim menjadi ciri khas Macan Kemayoran selama musim ini.
Reaksi The Jakmania
Ketua Umum suporter Persija, Diky Soemarno, mengungkapkan rasa terima kasih dan doa terbaik kepada sang pelatih lewat unggahan Instagram pribadi. Diky menegaskan bahwa keputusan tidak memperpanjang kontrak bukan keputusan sepihak, melainkan hasil evaluasi mendalam terhadap performa tim baik di dalam maupun di luar lapangan.
“Target utama klub sejak awal musim adalah juara. Ketika target tidak tercapai, evaluasi pasti dilakukan,” ujar Diky. Ia menambahkan harapan agar pelatih pengganti mampu mempertahankan tren positif yang sudah dibangun sekaligus memperbaiki kekurangan yang masih ada.
Spekulasi Pelatih Pengganti
Berbagai nama mulai muncul sebagai kandidat potensial. Salah satunya adalah Bojan Hodak, yang saat ini menjadi penasihat bagi Persib Bandung. Namun, pernyataan resmi dari pihak Persib menegaskan bahwa peluang Bojan menduduki kursi pelatih Persija sangat kecil karena komitmen yang masih mengikatnya dengan Persib.
Dengan kontrak Mauricio berakhir, Persija diprediksi akan menargetkan pelatih yang memiliki pengalaman mengelola tim besar dan mampu mengoptimalkan skuad yang kini terdiri dari pemain-pemain kunci seperti Rizky Ridho, Andritany Ardhyasa, dan Michael Krmencik.
Latar Belakang Target Juara
Manajemen Persija menyiapkan ambisi jangka panjang menjelang perayaan 500 tahun Kota Jakarta. Target utama klub untuk musim 2027 adalah mengangkat trofi BRI Super League, sekaligus memperkuat posisi sebagai salah satu klub paling berpengaruh di Indonesia.
Keputusan tidak memperpanjang kontrak Mauricio Souza sekaligus menjadi sinyal bahwa manajemen tidak hanya menilai hasil akhir tabel, tetapi juga proses pembinaan pemain muda, konsistensi taktik, serta kemampuan tim untuk memenangkan gelar.
Kilas Balik Pertemuan Persija vs Persib 2022/2023
Sejarah pertemuan Persija dengan Persib tetap menjadi bahan perbincangan. Pada musim 2022/2023, Persib berhasil mengalahkan Persija 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Gol tunggal Ciro Alves menjadi penentu, sementara Persija sempat menguasai peluang pada menit kelima namun belum mampu mengkonversinya.
Pertandingan tersebut menunjukkan betapa ketatnya persaingan antar klub besar di liga Indonesia, dan menambah beban tekanan pada manajemen untuk mencari sosok pelatih yang dapat menutup celah tersebut.
Keputusan akhir tetap menunggu keputusan resmi dari dewan direksi Persija setelah proses seleksi selesai. Sementara itu, dukungan suporter tetap kuat, dengan harapan tim akan kembali melaju ke puncak klasemen pada musim berikutnya.
Dengan fondasi yang telah dibangun, Persija Jakarta berada di posisi yang menguntungkan untuk mengoptimalkan potensi pemain, memperkuat taktik, dan meraih target juara yang telah lama diidamkan.




