Persis Solo Menang Tipis atas Dewa United, Nasib Madura United Menjadi Penentu Akhir Liga 1 2025/2026
Persis Solo Menang Tipis atas Dewa United, Nasib Madura United Menjadi Penentu Akhir Liga 1 2025/2026

Persis Solo Menang Tipis atas Dewa United, Nasib Madura United Menjadi Penentu Akhir Liga 1 2025/2026

Frankenstein45.Com – 17 Mei 2026 | Solo, 16 Mei 2026 – Laskar Sambernyawa berhasil meraih kemenangan krusial 1-0 melawan Dewa United pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026. Gol tunggal dicetak oleh bek asal Kroasia, Luka Dumancic, pada menit ke‑75 setelah sundulan memanfaatkan bola mati di daerah kotak penalti. Kemenangan ini menambah harapan Persis Solo untuk bertahan di kasta tertinggi, namun nasib mereka masih bergantung pada hasil laga Madura United melawan PSIM Jogja esok hari.

Rangkaian Laga dan Kondisi Kedua Tim

Pertandingan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, dengan dukungan hampir 9.000 suporter tuan rumah yang menciptakan atmosfer memacu semangat pemain. Persis Solo memulai laga dengan tekanan tinggi melalui pergerakan Bruno Gomes dan Septian Bagaskara, namun lini belakang Dewa United, dipimpin oleh kiper Sonny Stevens, berhasil menahan serangan demi serangan. Dewa United, yang menempati posisi keenam klasemen dengan 53 poin, berusaha menciptakan peluang lewat Ricky Kambuaya, Egy Maulana Vikri, dan tendangan jarak jauh Vico Duarte, namun tidak berhasil mengganggu pertahanan Persis.

Di sisi lain, Madura United berada satu poin di atas Persis dengan 32 poin dan menempati peringkat ke‑15. Mereka dijadwalkan bertanding melawan PSIM Jogja pada 17 Mei 2026 di Jogja. Satu poin tambahan dari kemenangan tersebut akan mengamankan posisi Madura United di zona aman, sementara kekalahan atau hasil imbang dapat membuka peluang Persis untuk melampaui mereka di klasemen.

Analisis Taktik dan Penampilan Pemain

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengakui bahwa timnya menunjukkan disiplin taktik yang kurang pada fase awal pertandingan, namun berhasil menyesuaikan diri dan memanfaatkan kesempatan pada menit ke‑75. “Kami harus lebih disiplin secara taktik, tetapi motivasi dan fokus kami tetap tinggi,” ujar Seslija dalam konferensi pers sesudah laga.

Sebaliknya, pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menilai bahwa timnya berusaha mengontrol tempo pertandingan, namun gagal memanfaatkan peluang yang ada. “Kami menargetkan finis di empat besar, namun Persis Solo lebih intens dan berhasil memanfaatkan satu kesalahan kami,” kata Riekerink.

Implikasi Klasemen dan Pertarungan Bertahan

  • Persis Solo kini mengumpulkan 31 poin dan menempati peringkat ke‑16, satu poin di belakang Madura United.
  • Madura United memiliki 32 poin dan berada di peringkat ke‑15, menunggu hasil laga melawan PSIM Jogja.
  • Jika Madura United menang, Persis Solo dipastikan terdegradasi karena jarak poin tidak dapat dijangkau dalam satu pertandingan tersisa.
  • Jika Madura United seri atau kalah, Persis Solo memiliki peluang untuk melampaui mereka dengan kemenangan pada laga terakhir melawan Persita Tangerang.

Dengan hanya satu pekan tersisa, persaingan di zona degradasi semakin ketat. Persis Solo akan menatap Persita Tangerang di kandang pada minggu terakhir musim, sementara Madura United akan menutup musim melawan PSM Makassar di kandang mereka.

Reaksi Pemain dan Suporter

Luka Dumancic mengungkapkan kebanggaannya atas gol penentu kemenangan: “Sundulan itu datang pada momen yang tepat, dan saya bersyukur dapat membantu tim.” Kiper Sonny Stevens juga menerima pujian atas penyelamatan pentingnya, meski timnya harus menelan kekalahan.

Suporter Persis Solo, yang dikenal dengan julukan Laskar Sambernyawa, memberikan dukungan penuh sepanjang laga, menciptakan “suasana luar biasa” yang disebutkan oleh pelatih Seslija. “Kami tidak akan menyerah, kami akan terus berjuang hingga akhir musim,” ujar beberapa suporter di tengah sorak sorai.

Di sisi lain, suporter Madura United menantikan hasil pertandingan esok hari dengan harapan timnya dapat mengamankan posisi aman di Liga 1. “Kami percaya tim dapat meraih tiga poin melawan PSIM,” kata salah satu fanatik Madura United.

Dengan hasil Persis Solo melawan Dewa United yang telah menambah satu poin penting, pertarungan untuk selamat dari degradasi kini berpusat pada laga terakhir Madura United. Semua mata tertuju pada Jogja besok, dan keputusan akhir akan menentukan siapa yang melanjutkan perjuangan di Liga 1 musim depan.

Apapun hasilnya, kompetisi ini menegaskan betapa tipisnya perbedaan antara bertahan dan terdegradasi di level tertinggi sepak bola Indonesia. Kedua tim tetap bertekad memberikan yang terbaik dalam laga penentu mereka.