Frankenstein45.Com – 01 Juli 2026 | Vice President Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan bahwa mulai 1 Juli 2024 harga bahan bakar avtur (aviation turbine fuel) akan diturunkan sebesar 14 persen. Penurunan ini merupakan respons perusahaan terhadap penurunan harga minyak mentah dunia serta upaya pemerintah untuk menstabilkan biaya operasional maskapai penerbangan.
Berikut rincian harga avtur yang akan diberlakukan:
- Harga sebelum penurunan: Rp 13.500 per liter
- Harga setelah penurunan 14%: Rp 11.610 per liter
Penyesuaian harga ini diharapkan dapat menurunkan beban biaya bahan bakar bagi maskapai domestik dan internasional yang beroperasi di wilayah Indonesia. Menurut Kitty Andhora, “Dengan harga yang lebih kompetitif, maskapai dapat menyalurkan lebih banyak penerbangan tanpa harus meningkatkan tarif tiket secara signifikan.”
Penurunan harga avtur juga selaras dengan kebijakan pemerintah yang mendorong stabilitas harga energi, terutama pada sektor transportasi udara yang sangat sensitif terhadap fluktuasi harga bahan bakar. Selain itu, penurunan ini diprediksi akan meningkatkan daya saing bandara-bandara regional dalam menarik lebih banyak penerbangan.
Maskapai penerbangan diharapkan dapat mengajukan permohonan penyesuaian tarif bahan bakar kepada Pertamina Patra Niaga mulai akhir Juni, dengan implementasi efektif pada 1 Juli. Seluruh proses penyesuaian akan dilakukan secara elektronik melalui portal resmi perusahaan.
Langkah penurunan harga avtur ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pertamina Patra Niaga untuk mendukung pertumbuhan industri penerbangan Indonesia serta menjaga keberlanjutan pasokan bahan bakar berkualitas tinggi.




