Pertamina Percepat Transisi Energi dengan Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
Pertamina Percepat Transisi Energi dengan Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Pertamina Percepat Transisi Energi dengan Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Frankenstein45.Com – 05 Juni 2026 | Pertamina menegaskan kembali komitmennya dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mempercepat transisi menuju energi bersih. Langkah strategis ini diwujudkan melalui program dekarbonisasi terintegrasi dan pengembangan bisnis rendah karbon yang menjadi bagian dari kebijakan “Dual Growth Strategy” perusahaan.

Program dekarbonisasi mencakup tiga pilar utama: optimalisasi operasional untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, investasi dalam proyek energi terbarukan, serta pengembangan teknologi penangkap dan penyimpanan karbon (CCS). Pada 2024, target perusahaan adalah menurunkan intensitas karbon sebesar 15% dibandingkan tahun 2020, dengan rencana pencapaian 30% pada akhir dekade ini.

Tahun Target Reduksi Intensitas Karbon (%)
2024 15
2027 22
2030 30

Selain dekarbonisasi, Pertamina juga memperluas portofolio bisnis rendah karbon dengan meningkatkan produksi biofuel, hidrogen hijau, serta listrik dari sumber terbarukan. Investasi terbaru mencakup pembangunan pabrik biodiesel berkapasitas 500 ribu ton per tahun dan pilot plant hidrogen hijau yang diperkirakan akan beroperasi pada 2025.

Upaya ini didukung oleh kolaborasi lintas sektor, melibatkan pemerintah, lembaga riset, serta mitra internasional. Dengan sinergi tersebut, diharapkan Pertamina tidak hanya berkontribusi pada target Nasional Pengurangan Emisi (NPE), tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam pasar energi bersih global.