Pertamina Perkuat Jaringan Distribusi, Pastikan Energi Hadir hingga Pelosok Negeri
Pertamina Perkuat Jaringan Distribusi, Pastikan Energi Hadir hingga Pelosok Negeri

Pertamina Perkuat Jaringan Distribusi, Pastikan Energi Hadir hingga Pelosok Negeri

Frankenstein45.Com – 01 Juli 2026 | Pertamina melalui subholding Downstream menegaskan komitmen memperkuat jaringan distribusi energi di seluruh wilayah Indonesia selama periode Januari hingga Desember 2025. Upaya ini mencakup penyaluran beragam jenis energi bersubsidi, mulai dari bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium, Pertamax, hingga bahan bakar avtur, serta gas LPG bersubsidi bagi rumah tangga.

Strategi utama yang diimplementasikan meliputi:

  • Pembangunan dan modernisasi jaringan pipa dan terminal penyimpanan di daerah strategis.
  • Kerjasama dengan perusahaan daerah dan BUMN lain untuk memperluas jaringan distribusi ke daerah terpencil.
  • Peningkatan kapasitas armada transportasi logistik energi, termasuk truk tangki berpendingin.
  • Penerapan sistem digitalisasi pemantauan aliran energi secara real‑time.

Berikut rincian jenis energi bersubsidi yang akan disalurkan beserta target cakupan wilayah:

Jenis Energi Volume (juta liter) Cakupan Wilayah
Premium 150 Seluruh 34 provinsi
Pertamax 120 Provinsi dengan tingkat pertumbuhan industri tinggi
LPG bersubsidi 80 Daerah pedesaan dan pulau-pulau kecil
Avtur 30 Bandara utama di Pulau Jawa, Sumatra, dan Kalimantan

Dengan jaringan distribusi yang lebih kuat, diharapkan pasokan energi tetap stabil, harga tetap terjangkau, dan akses energi dapat dirasakan hingga pelosok negeri, termasuk wilayah yang selama ini sulit dijangkau. Program ini juga sejalan dengan agenda pemerintah untuk meningkatkan ketahanan energi nasional serta mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah.

Pertamina menargetkan bahwa pada akhir 2025, persentase rumah tangga di daerah terpencil yang mendapatkan LPG bersubsidi akan naik menjadi 85%, sementara tingkat ketersediaan BBM di SPBU wilayah luar kota meningkat 20% dibandingkan tahun sebelumnya.

Upaya ini menunjukkan langkah strategis perusahaan dalam menyeimbangkan kebutuhan energi publik dengan tanggung jawab sosial, sekaligus memperkuat posisi Pertamina sebagai penyedia energi terdepan di Indonesia.