Frankenstein45.Com – 22 April 2026 | Sejumlah peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang mengikuti tes di Universitas Diponegoro (Undip) ternyata kedapatan menggunakan alat bantu dengar untuk mencontek. Penemuan tersebut terjadi pada sesi ujian yang dilaksanakan di kampus Undip pada akhir pekan kemarin.
Petugas keamanan kampus yang sedang melakukan pengawasan rutin langsung menghentikan para peserta yang mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan bahwa salah satu peserta menyembunyikan alat bantu dengar di telinga dan mencoba menghubungkannya ke perangkat lain untuk mendapatkan informasi soal.
Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Tembalang, yang selanjutnya menindaklanjuti dengan membawa pelaku ke kantor polisi untuk proses penyelidikan. Di sana, pelaku dimintai keterangan dan alat bantu dengar disita sebagai barang bukti.
Berikut rangkaian tindakan yang diambil:
- Petugas keamanan kampus mengidentifikasi adanya kecurangan.
- Peserta yang terlibat dihentikan dan alat bantu dengar disita.
- Polisi Polsek Tembalang menerima laporan dan membawa pelaku ke kantor polisi.
- Kasus dilaporkan ke panitia pusat UTBK Nasional untuk tindakan disiplin lebih lanjut.
Panitia UTBK Nasional menyatakan bahwa setiap bentuk kecurangan akan ditindak tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku. Mereka juga menegaskan bahwa hasil ujian yang melanggar aturan tidak akan diakui dan dapat berujung pada pembatalan nilai serta sanksi administratif bagi peserta.
Pihak kampus Undip menambahkan bahwa keamanan ujian akan terus diperketat, termasuk penambahan pengawas dan penggunaan teknologi deteksi kecurangan yang lebih canggih. Mahasiswa dan calon mahasiswa diharapkan untuk mengikuti aturan dengan integritas, mengingat UTBK merupakan gerbang utama masuk perguruan tinggi negeri di Indonesia.







