Piter Abdullah: Faktor Depresiasi Rupiah Sudah Campur Aduk, Salah Satunya Hilangnya Kepercayaan
Piter Abdullah: Faktor Depresiasi Rupiah Sudah Campur Aduk, Salah Satunya Hilangnya Kepercayaan

Piter Abdullah: Faktor Depresiasi Rupiah Sudah Campur Aduk, Salah Satunya Hilangnya Kepercayaan

Frankenstein45.Com – 06 Juni 2026 | Piter Abdullah, seorang ekonom terkemuka, mengungkapkan bahwa depresiasi nilai tukar Rupiah dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berinteraksi, dan salah satu penyebab utama adalah menurunnya kepercayaan pasar terhadap mata uang domestik.

Berikut ini beberapa faktor utama yang menurut Piter Abdullah berkontribusi pada pelemahan Rupiah:

  • Inflasi yang masih tinggi – Kenaikan harga barang dan jasa mengurangi daya beli masyarakat serta menurunkan daya tarik Rupiah di pasar internasional.
  • Defisit perdagangan – Impor yang melebihi ekspor menciptakan kebutuhan mata uang asing yang lebih besar, menambah tekanan pada nilai tukar.
  • Defisit anggaranPemerintah yang masih mencatat defisit fiskal harus membiayai selisihnya melalui pinjaman, yang pada gilirannya meningkatkan beban hutang publik.
  • Ketidakpastian kebijakan – Kebijakan moneter dan fiskal yang belum konsisten dapat menimbulkan keraguan di kalangan investor asing.
  • Gejolak pasar global – Fluktuasi nilai tukar dolar AS dan kondisi ekonomi dunia berpengaruh signifikan terhadap arus modal ke Indonesia.

Piter menekankan bahwa selain mengendalikan inflasi, pemerintah perlu memperketat pengelolaan defisit anggaran dan meningkatkan transparansi kebijakan untuk memulihkan kepercayaan. Langkah-langkah tersebut penting agar ekonomi Indonesia tetap kuat, stabil, dan mampu tumbuh secara berkelanjutan.

Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi antara otoritas moneter dan fiskal dalam menyeimbangkan kebijakan, serta memperkuat fondasi struktural seperti peningkatan produktivitas dan diversifikasi ekspor. Dengan upaya terpadu, diharapkan Rupiah dapat kembali menguat dan menstabilkan sentimen pasar.