Frankenstein45.Com – 27 Mei 2026 | UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) PLN Bali Selatan telah menyiapkan serangkaian langkah untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil selama pelaksanaan ibadah Idul Adha 1447 H. Mengingat jutaan umat Muslim akan berkumpul di masjid‑masjid dan tempat sholat berjamaah, pihak PLN berfokus pada pencegahan gangguan listrik yang dapat menghambat ibadah.
Tim teknis PLN melakukan inspeksi menyeluruh pada jaringan listrik yang melayani area-area strategis, termasuk masjid besar, musholla, serta fasilitas umum di kawasan Denpasar, Badung, Gianyar, dan Karangasem. Pemeriksaan meliputi kondisi trafo, gardu induk, serta kabel distribusi yang rentan terhadap beban puncak.
- Penambahan dan penguatan trafo berkapasitas tinggi di titik‑titik rawan beban.
- Pemasangan unit cadangan (generator) di beberapa masjid utama sebagai antisipasi pemadaman.
- Penempatan tim siaga 24 jam yang dilengkapi peralatan pemantauan real‑time.
- Koordinasi intensif dengan pengurus masjid dan kepolisian untuk penjadwalan penggunaan listrik yang optimal.
- Penggunaan sistem pemantauan beban listrik berbasis SCADA untuk deteksi dini overload.
Selain itu, PLN memberikan edukasi kepada jamaah dan pengelola masjid tentang cara menghemat energi, misalnya dengan menyalakan pencahayaan hanya pada area yang diperlukan dan mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan. Informasi pemadaman terjadwal atau darurat disampaikan melalui layanan Call Center 123 dan aplikasi mobile PLN, sehingga masyarakat dapat menyesuaikan kegiatan ibadahnya.
Dengan persiapan ini, PLN Bali Selatan berharap tidak ada gangguan listrik yang signifikan pada hari raya, sehingga umat dapat melaksanakan sholat Idul Adha dengan tenang dan khusyuk.




