Frankenstein45.Com – 01 Juni 2026 | PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menandatangani kerja sama strategis dengan PT Bumi Wiralodra Indramayu (BWI) untuk memasok biomassa berupa sekam padi ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Indramayu. Kesepakatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan penggunaan energi terbarukan dan mengoptimalkan limbah pertanian di Jawa Barat.
Latar Belakang Kerja Sama
PLTU Indramayu, yang berkapasitas 1.000 megawatt, selama ini mengandalkan batubara sebagai bahan bakar utama. Pemerintah Indonesia mendorong peralihan ke sumber energi yang lebih ramah lingkungan, termasuk biomassa. Sekam padi, sebagai limbah hasil pengolahan beras, memiliki potensi energi yang signifikan dan tersedia melimpah di daerah sekitar Indramayu.
Peran PT BWI
PT Bumi Wiralodra Indramayu memiliki jaringan petani padi yang luas serta fasilitas pengumpulan dan pengolahan sekam padi. Dalam kerjasama ini, BWI bertanggung jawab untuk:
- Mengumpulkan sekam padi dari petani di wilayah Indramayu dan sekitarnya.
- Menjalankan proses pengeringan dan pengemasan agar biomassa siap pakai.
- Menjamin kualitas dan kontinuitas pasokan sesuai kebutuhan PLTU.
Manfaat bagi Lingkungan dan Ekonomi
Penggunaan sekam padi sebagai bahan bakar menawarkan beberapa keuntungan:
- Pengurangan emisi karbon: Biomassa menghasilkan CO₂ yang lebih rendah dibandingkan batubara.
- Pemanfaatan limbah pertanian: Mengurangi penumpukan sekam padi yang biasanya dibakar terbuka.
- Peningkatan pendapatan petani: Petani mendapatkan nilai tambah dari limbah yang sebelumnya tidak dimanfaatkan.
- Ketahanan energi: Diversifikasi sumber energi memperkuat keamanan pasokan listrik nasional.
Harapan Kedepan
PLN EPI berharap kerja sama ini dapat menjadi model bagi pembangkit lain di Indonesia untuk mengintegrasikan biomassa dalam operasi mereka. Selain itu, sinergi antara sektor energi dan pertanian diharapkan dapat mempercepat transisi menuju ekonomi hijau.




