Frankenstein45.Com – 02 Juni 2026 | PT PLN (Persero) mengumumkan rencana penambahan kapasitas listrik sebesar 1,2 gigawatt (GW) untuk mendukung pembangunan data center berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama BDx. Proyek ini diproyeksikan menjadi salah satu pilar utama dalam memperkuat ekosistem digital Indonesia.
Penambahan kapasitas tersebut akan meliputi pembangunan pembangkit listrik baru serta peningkatan jaringan transmisi di beberapa wilayah strategis, termasuk Jawa Barat dan Jawa Tengah, yang menjadi lokasi konsentrasi data center BDx. Dengan daya tambahan 1,2 GW, PLN berharap dapat menjamin pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan bagi operasi 24 jam nonstop data center yang menuntut tingkat keandalan tinggi.
- Kapasitas 1,2 GW setara dengan pasokan listrik untuk lebih dari 5 juta rumah tangga.
- Menurunkan risiko pemadaman pada sektor industri digital.
- Mendukung pertumbuhan layanan AI, cloud computing, dan big data di Indonesia.
Investasi infrastruktur ini diperkirakan mencapai Rp 30 triliun, dengan sebagian besar dana dialokasikan untuk pembangkit energi terbarukan, seperti pembangkit listrik tenaga surya dan gas alam bersih, guna menyeimbangkan kebutuhan energi dengan komitmen pengurangan emisi karbon.
| Elemen | Rincian |
|---|---|
| Kapasitas Tambahan | 1,2 GW |
| Lokasi Fokus | Jawa Barat, Jawa Tengah |
| Sumber Energi | Surya, Gas Bersih, PLTU |
| Investasi | Rp 30 triliun |
Data center BDx diproyeksikan akan menampung ribuan server yang mendukung aplikasi AI mulai dari analisis data besar, layanan kesehatan digital, hingga otomasi industri. Dengan dukungan listrik yang memadai, BDx diharapkan menjadi magnet investasi bagi perusahaan teknologi asing dan domestik.
Secara keseluruhan, langkah PLN ini menandai komitmen pemerintah untuk mempercepat transformasi digital Indonesia melalui sinergi antara sektor energi dan teknologi. Diharapkan, dalam jangka menengah, kemampuan listrik yang lebih kuat akan mendorong pertumbuhan produk dan layanan berbasis AI, serta meningkatkan daya saing ekonomi digital nasional.




