Frankenstein45.Com – 25 April 2026 | Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya menegaskan kembali komitmen kolaboratif untuk menjaga stabilitas keamanan di Ibu Kota Jakarta. Pada hari Senin, 22 April 2026, perwakilan kedua institusi menggelar pertemuan koordinasi di Markas Besar Kodam Jaya, yang dihadiri oleh Kepala Polda Metro Jaya, Komjen Pol. Irwan Setiawan, serta Komandan Kodam Jaya, Letnan Jenderal TNI (Purn) Budi Santoso.
Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah strategis guna meningkatkan sinergi operasi antara kepolisian dan TNI dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks, termasuk ancaman terorisme, kerusuhan massa, serta kejahatan siber yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Beberapa poin utama hasil kesepakatan antara Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya antara lain:
- Penguatan jaringan komunikasi dan pertukaran informasi secara real‑time melalui sistem gabungan yang terintegrasi.
- Peningkatan frekuensi patroli bersama di titik‑titik rawan, seperti kawasan pelabuhan, pusat perbelanjaan, dan area strategis lainnya.
- Penyusunan prosedur respons cepat untuk penanganan insiden darurat, termasuk evakuasi massa dan penertiban kerusuhan.
- Penyelenggaraan pelatihan bersama bagi personel kepolisian dan militer dalam bidang intelijen, penanganan bahan peledak, serta penegakan hukum siber.
- Pelaksanaan program sosialisasi keamanan kepada masyarakat melalui media sosial resmi dan kegiatan out‑reach di lingkungan permukiman.
Kedua belah pihak menekankan pentingnya pendekatan yang bersifat preventif, dengan meningkatkan kehadiran aparat di wilayah perkotaan serta memperkuat kerja sama dengan instansi terkait, seperti Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
Komjen Irwan Setiawan menyatakan, “Sinergi yang kuat antara Polri dan TNI merupakan fondasi utama untuk menciptakan iklim aman yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga Jakarta.” Sementara itu, Letnan Jenderal Budi Santoso menambahkan, “Kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan efektivitas operasional, tetapi juga memperkuat rasa saling percaya antara institusi keamanan serta masyarakat luas.”
Ke depan, Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya berencana meluncurkan serangkaian program bersama, termasuk simulasi penanggulangan bencana dan latihan gabungan anti‑teror, yang akan melibatkan unit-unit khusus dari kedua lembaga. Diharapkan, langkah-langkah tersebut dapat menurunkan angka kejahatan dan meningkatkan rasa aman warga Jakarta secara berkelanjutan.




