Polisi Dalami Penyebab Ledakan di KMP Aceh Hebat 2, 15 Orang Luka Bakar
Polisi Dalami Penyebab Ledakan di KMP Aceh Hebat 2, 15 Orang Luka Bakar

Polisi Dalami Penyebab Ledakan di KMP Aceh Hebat 2, 15 Orang Luka Bakar

Frankenstein45.Com – 13 Juni 2026 | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banda Aceh saat ini tengah menyelidiki penyebab ledakan yang terjadi pada kapal penumpang KMP Aceh Hebat 2. Insiden tersebut menewaskan dan melukai sejumlah penumpang, dengan 15 orang mengalami luka bakar.

Ledakan terjadi saat kapal sedang berlayar di perairan Selat Malaka, tak jauh dari pelabuhan Banda Aceh. Menurut keterangan saksi mata, terdengar suara dentuman keras di dek kapal diikuti asap tebal yang menyebar ke seluruh ruang penumpang. Penumpang yang berada di dekat titik ledakan langsung terpapar api dan asap, sehingga sebagian besar luka bakar bersifat derajat pertama hingga kedua.

Polisi segera menurunkan tim penyelamat dan evakuasi korban ke rumah sakit terdekat. Sebanyak 12 orang dirawat di RSUD Syamrudin, sementara tiga lainnya mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan lain. Hingga kini, belum ada laporan korban jiwa.

Berikut langkah-langkah penyelidikan yang telah diambil oleh pihak berwajib:

  • Mengamankan lokasi kejadian dan melakukan pemotongan kapal untuk mengidentifikasi sumber ledakan.
  • Mengumpulkan barang bukti berupa sisa bahan peledak, rekaman CCTV pelabuhan, dan saksi mata.
  • Melakukan wawancara dengan awak kapal, penumpang, serta petugas pelabuhan yang berada di sekitar waktu kejadian.
  • Memeriksa dokumen kelayakan kapal, termasuk sertifikat keselamatan dan catatan perawatan mesin.
  • Bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menilai dampak kebakaran dan memberikan rekomendasi mitigasi.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan masih dalam tahap awal dan hasil akhir belum dapat dipastikan. Namun, mereka sudah menyingkirkan kemungkinan sabotase karena tidak ditemukan jejak bahan peledak yang bersifat militer. Fokus utama saat ini adalah menelusuri apakah faktor teknis, seperti kebocoran bahan bakar atau kegagalan sistem listrik, menjadi pemicu ledakan.

Dalam pernyataannya, Kepala Satreskrim Polresta Banda Aceh mengingatkan pentingnya pemeliharaan rutin kapal penumpang serta penegakan standar keselamatan maritim yang ketat. Ia juga meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan.