Frankenstein45.Com – 30 Juni 2026 | Insiden di gedung Tipikor Semarang kembali menarik perhatian publik setelah massa pendukung mantan Bupati Sudewa menghalangi rantis Polrestabes Semarang. Penangkapan Sudewa, yang sebelumnya dinonaktifkan, terjadi saat ia hendak meninggalkan ruang sidang pada agenda putusan sela. Karena aksi massa, rantis tidak dapat menembus barikade, sehingga Sudewa terperangkap di dalam gedung selama lebih dari satu setengah jam.
Berikut kronologi singkat kejadian:
- 08.30 WIB – Sudewa masuk ke ruang sidang Tipikor untuk mendengarkan putusan sela.
- 09.00 WIB – Rantis Polrestabes Semarang tiba untuk mengeksekusi evakuasi.
- 09.15 WIB – Sekelompok pendukung Sudewa memblokir akses rantis, menuntut agar mereka dapat menyaksikan proses hukum.
- 10.45 WIB – Setelah upaya negosiasi dan tekanan publik, polisi berhasil mengevakuasi Sudewa keluar gedung.
Polisi menyatakan bahwa tindakan evakuasi dilakukan demi keamanan semua pihak, termasuk tahanan dan petugas. Mereka menegaskan bahwa penahanan lebih lama tidak diperbolehkan karena dapat menimbulkan potensi kerusuhan.
Di sisi lain, massa pendukung Sudewa menilai bahwa penangkapan tersebut bersifat politis dan menuntut keadilan yang lebih transparan. Beberapa saksi melaporkan bahwa suasana di luar gedung sempat memanas, namun tidak berujung pada bentrokan fisik.
Kasus ini menambah daftar peristiwa yang melibatkan penegakan hukum dan dinamika politik lokal di Jawa Tengah. Pihak berwenang diharapkan dapat meninjau prosedur penanganan demonstrasi untuk mencegah situasi serupa terulang kembali.




