Polri Tekankan Tanggung Jawab Korporasi Cegah Kecelakaan Usai Audiensi Taksi Green SM
Polri Tekankan Tanggung Jawab Korporasi Cegah Kecelakaan Usai Audiensi Taksi Green SM

Polri Tekankan Tanggung Jawab Korporasi Cegah Kecelakaan Usai Audiensi Taksi Green SM

Frankenstein45.Com – 05 Mei 2026 | Polri melalui Direktorat Lalu Lintas (Korlantas) menggelar audiensi dengan pihak taksi Green SM setelah terjadinya tabrakan antara kereta api Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) yang diduga melibatkan kendaraan taksi tersebut. Insiden tersebut menimbulkan keprihatinan publik mengenai keselamatan transportasi lintas moda.

Dalam pertemuan yang dilaporkan berlangsung dengan serius, para pejabat Korlantas menegaskan bahwa korporasi transportasi memiliki kewajiban moral dan hukum untuk memastikan operasi mereka tidak membahayakan pengguna jalan lain. Mereka menyoroti pentingnya standar operasional prosedur (SOP) yang ketat, pelatihan pengemudi, serta pemeliharaan kendaraan yang memadai.

Berikut beberapa poin utama yang disampaikan oleh Polri kepada pihak taksi Green SM:

  • Pengawasan rutin terhadap kondisi teknis kendaraan, terutama sistem rem dan lampu indikator.
  • Penerapan pelatihan keselamatan berkala bagi semua pengemudi, termasuk simulasi situasi darurat di persimpangan kereta api.
  • Penegakan disiplin jam kerja untuk mencegah kelelahan pengemudi yang dapat berujung pada kelalaian.
  • Koordinasi dengan pihak pengelola jalur kereta api guna memperoleh informasi jadwal dan titik rawan tabrakan.
  • Penerapan teknologi bantuan seperti kamera depan dan sensor deteksi jalur kereta.

Polri juga menegaskan bahwa setiap pelanggaran yang berujung pada kecelakaan akan diproses sesuai dengan peraturan perundang‑undangan yang berlaku. Mereka mengajak semua korporasi transportasi, tidak terbatas pada taksi, untuk berperan aktif dalam menciptakan ekosistem jalan yang aman.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan kejadian serupa tidak terulang, dan keselamatan penumpang serta pengguna jalan lainnya dapat terjamin.