Prabowo Bicara Ekonomi Religius hingga Berperikemanusiaan
Prabowo Bicara Ekonomi Religius hingga Berperikemanusiaan

Prabowo Bicara Ekonomi Religius hingga Berperikemanusiaan

Frankenstein45.Com – 01 Juni 2026 | Prabowo Subianto menekankan pentingnya ekonomi yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, menyoroti empat pilar utama: religius, perikemanusiaan, persatuan nasional, dan keadilan sosial.

Dalam beberapa kesempatan, ia menjelaskan bahwa ekonomi religius berarti kebijakan fiskal dan moneter harus selaras dengan ajaran moral dan spiritual bangsa, sehingga tidak hanya mengejar pertumbuhan angka tetapi juga kesejahteraan rohani rakyat.

Aspek perikemanusiaan menuntut setiap program ekonomi memperhatikan hak asasi manusia, memberikan kesempatan kerja yang layak, serta mengurangi kesenjangan melalui program inklusif.

Persatuan nasional dipandang sebagai fondasi agar kebijakan tidak memecah belah, melainkan menyatukan berbagai kelompok etnis, agama, dan wilayah dalam satu tujuan pembangunan.

Keadilan sosial menjadi target akhir, dimana hasil pertumbuhan harus dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya oleh elit atau sektor tertentu.

  • Religius: kebijakan selaras nilai moral dan spiritual.
  • Perikemanusiaan: menghormati hak asasi, meningkatkan kesejahteraan manusia.
  • Persatuan Nasional: menyatukan seluruh elemen bangsa dalam pembangunan.
  • Keadilan Sosial: distribusi hasil ekonomi yang merata.

Prabowo menegaskan bahwa penerapan prinsip‑prinsip ini membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, serta lembaga keagamaan dan sosial. Ia menambah, kebijakan yang berlandaskan Pancasila akan memperkuat ketahanan ekonomi nasional dalam menghadapi tantangan global.

Dengan menekankan nilai‑nilai tersebut, Prabowo berharap Indonesia dapat menciptakan model ekonomi yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga berkeadilan, beretika, dan berkelanjutan.