Prabowo dan Macron Bahas Perjanjian Ekonomi serta Kerjasama Pendidikan
Prabowo dan Macron Bahas Perjanjian Ekonomi serta Kerjasama Pendidikan

Prabowo dan Macron Bahas Perjanjian Ekonomi serta Kerjasama Pendidikan

Frankenstein45.Com – 29 Mei 2026 | Dalam kunjungan resmi ke Paris, Menteri Pertahanan sekaligus Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia, Prabowo Subianto, mengadakan pembicaraan intensif dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Kedua pemimpin menyoroti pentingnya memperdalam hubungan bilateral di bidang ekonomi dan pendidikan, yang menurut Prabowo kini berada pada fase terbaik dalam sejarah kedua negara.

Fokus pada Perjanjian Ekonomi

Diskusi ekonomi mencakup beberapa poin utama:

  • Peningkatan volume perdagangan bilateral, khususnya di sektor energi, pertanian, dan teknologi digital.
  • Pengembangan zona ekonomi khusus yang dapat memfasilitasi investasi lintas negara.
  • Kerjasama dalam proyek infrastruktur berkelanjutan, termasuk energi terbarukan dan transportasi hijau.

Macron menekankan komitmen Paris untuk membuka lebih banyak peluang investasi bagi perusahaan Indonesia, sementara Prabowo menegaskan kesiapan Indonesia dalam menyediakan iklim investasi yang stabil dan regulasi yang mendukung.

Agenda Pendidikan dan Kebudayaan

Bidang pendidikan menjadi agenda kedua yang mendapat perhatian khusus. Kedua pemimpin sepakat untuk:

  1. Meningkatkan program beasiswa bilateral, khususnya bagi mahasiswa teknik, ilmu sosial, dan bahasa Prancis.
  2. Memperluas kerja sama penelitian antara universitas terkemuka di Jakarta dan Paris.
  3. Mengembangkan program pertukaran guru dan dosen untuk memperkuat pengajaran bahasa dan budaya.

Prabowo menambahkan bahwa kerja sama pendidikan tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga mempererat ikatan budaya antara rakyat Indonesia dan Prancis.

Kesepakatan ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi proyek-proyek konkret dalam jangka menengah hingga panjang, sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra strategis Prancis di kawasan Asia‑Pasifik.