Frankenstein45.Com – 26 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menekankan pentingnya percepatan hilirisasi industri nasional sebagai kunci peningkatan nilai tambah dan daya saing global. Dalam sebuah pertemuan dengan menteri terkait, ia menegaskan bahwa proses tersebut tidak dapat berhasil tanpa dukungan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan berdaya saing.
Prabowo menyoroti beberapa poin utama:
- Penguatan pendidikan vokasi dan program pelatihan teknis yang selaras dengan kebutuhan industri.
- Peningkatan kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga riset, dan perusahaan untuk mempercepat transfer teknologi.
- Penyediaan insentif bagi perusahaan yang berinvestasi dalam pengembangan SDM internal.
Menteri Perindustrian, Bahlil Lahadalia, menanggapi dengan mengungkapkan rencana peluncuran skema beasiswa industri, program magang terstruktur, serta peningkatan standar sertifikasi kompetensi. Ia menambahkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan regulasi yang mempermudah rekrutmen tenaga kerja terampil serta memperluas akses pembiayaan bagi lembaga pelatihan.
Prabowo menekankan bahwa keberhasilan strategi hilirisasi tidak hanya bergantung pada kebijakan fiskal, tetapi juga pada kesiapan tenaga kerja yang mampu mengoperasikan teknologi tinggi, berinovasi, dan beradaptasi dengan tren pasar internasional.
Dengan komitmen kuat dari kepemimpinan negara serta sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan institusi pendidikan, diharapkan proses hilirisasi industri Indonesia dapat berjalan lebih cepat dan menghasilkan SDM andal yang siap bersaing di kancah global.




