Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia

Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia

Frankenstein45.Com – 23 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Imperial College London untuk mendirikan sepuluh universitas kedokteran di seluruh wilayah Indonesia. Kesepakatan ini diumumkan pada pertemuan resmi yang diadakan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin 22 Juni 2026, dihadiri delegasi akademik dari Imperial College serta pejabat kementerian terkait.

Tujuan utama kolaborasi tersebut adalah meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran di tanah air, mengurangi ketergantungan pada institusi luar negeri, serta memperluas akses pendidikan medis bagi calon dokter di daerah yang selama ini belum terlayani secara memadai. Setiap kampus yang akan dibangun direncanakan dilengkapi dengan fasilitas riset mutakhir, laboratorium simulasi, dan rumah sakit pendidikan yang terintegrasi.

Berikut rangkuman poin-poin utama kesepakatan:

  • Jumlah universitas: 10 unit tersebar di provinsi dengan kebutuhan tenaga medis tinggi.
  • Investasi: Pendanaan awal diperkirakan mencapai US$1,2 miliar, dengan kontribusi bersama dari pemerintah Indonesia, Imperial College, dan sektor swasta.
  • Kurasi kurikulum: Mengadaptasi standar internasional Imperial College, namun disesuaikan dengan konteks kesehatan Indonesia.
  • Program beasiswa: Disediakan beasiswa penuh bagi 1.500 mahasiswa pertama, mencakup biaya kuliah, akomodasi, dan materi pembelajaran.
  • Kerjasama riset: Fokus pada penyakit tropis, kesehatan ibu dan anak, serta inovasi teknologi medis.

Implementasi proyek akan dimulai pada kuartal ketiga 2026 dengan fase pertama pembangunan kampus percontohan di Jawa Barat. Diperkirakan setiap universitas akan mulai menerima mahasiswa pada tahun akademik 2029.

Para ahli menilai bahwa kolaborasi ini dapat menjadi tonggak penting bagi transformasi sistem pendidikan kedokteran Indonesia, sekaligus meningkatkan jumlah tenaga medis berkualitas yang siap menjawab tantangan kesehatan nasional.