Frankenstein45.Com – 23 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hadir pada Penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 yang diselenggarakan di Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Kunjungan tersebut menandai dukungan tertinggi pemerintah terhadap lembaga keagamaan terbesar di tanah air.
Dalam sambutannya, Prabowo menekankan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki peran strategis dalam memperkuat persatuan, menumbuhkan nilai-nilai moderat, serta menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat luas. Ia menambahkan bahwa kontribusi NU dalam pendidikan, sosial, dan dakwah menjadi faktor penting dalam pembangunan berkelanjutan.
- NU sebagai motor pendidikan Islam dengan ribuan pesantren dan madrasah.
- Peran NU dalam penanggulangan kemiskinan melalui program sosial berbasis komunitas.
- Keterlibatan NU dalam dialog antaragama yang memperkokoh toleransi nasional.
Presiden juga menyampaikan apresiasi khusus kepada para pimpinan dan anggota NU yang terus berupaya menjawab tantangan zaman melalui inovasi dalam keagamaan dan sosial. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersinergi dengan NU demi menciptakan Indonesia yang damai, adil, dan makmur.
Acara penutupan ditutup dengan doa bersama serta penyerahan simbolis piagam penghargaan kepada NU sebagai pengakuan atas kontribusi strategisnya bagi bangsa.




