Prabowo Minta Pindad Rancang Khusus Mobil Kepresidenan untuk Sapa Rakyat
Prabowo Minta Pindad Rancang Khusus Mobil Kepresidenan untuk Sapa Rakyat

Prabowo Minta Pindad Rancang Khusus Mobil Kepresidenan untuk Sapa Rakyat

Frankenstein45.Com – 17 Mei 2026 | Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengajukan permohonan kepada PT Pindad, produsen alutsista nasional, untuk merancang mobil kepresidenan dengan desain khusus yang memungkinkan ia berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat ketika melakukan kunjungan kerja.

Usulan tersebut muncul setelah serangkaian kunjungan kerja Presiden ke berbagai daerah yang disambut antusias oleh warga. Menurut laporan, Prabowo menginginkan kendaraan yang tidak hanya simbol status, tetapi juga sarana untuk “menyapa rakyat” secara langsung, misalnya melalui jendela terbuka atau platform khusus yang memudahkan interaksi.

Berikut beberapa poin utama yang diharapkan terkandung dalam desain baru:

  • Posisi pengemudi yang dapat beralih ke posisi “berdiri” atau “berjalan” untuk menyapa kerumunan.
  • Jendela samping yang dapat dibuka lebar tanpa mengorbankan keamanan.
  • Sistem keamanan tingkat tinggi dengan perlindungan balistik namun tetap ringan.
  • Interior yang dapat diubah menjadi ruang pertemuan singkat dengan kursi lipat.
  • Fitur komunikasi canggih, termasuk mikrofon eksternal dan speaker untuk menyampaikan pesan kepada massa.

PT Pindad dalam pernyataan resmi menyatakan kesiapan untuk mengevaluasi permintaan tersebut dan akan melakukan studi kelayakan teknis serta anggaran. Perusahaan menekankan bahwa pengalaman mereka dalam merancang kendaraan militer berlapis baja dapat menjadi dasar kuat untuk menciptakan mobil kepresidenan yang aman namun ramah publik.

Para pengamat menilai bahwa inovasi ini dapat menjadi simbol modernisasi tata kelola negara, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk tetap “dekat” dengan konstituen. Namun, mereka juga mengingatkan pentingnya menjaga standar keamanan yang tidak dapat dikompromikan, mengingat mobil kepresidenan berpotensi menjadi target.

Jika desain baru disetujui, proses pengembangan diperkirakan memakan waktu 12 hingga 18 bulan, dengan perkiraan biaya yang masih harus disusun secara rinci. Pemerintah berencana mengumumkan keputusan akhir pada rapat kabinet berikutnya.