Prabowo minta Rosan paparkan ke publik perkembangan investasi di RI
Prabowo minta Rosan paparkan ke publik perkembangan investasi di RI

Prabowo minta Rosan paparkan ke publik perkembangan investasi di RI

Frankenstein45.Com – 15 Juni 2026 | Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, pada pekan ini menugaskan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Ladju Rosan, untuk menyampaikan perkembangan terbaru terkait investasi di Tanah Air secara terbuka kepada publik.

Penugasan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang membahas strategi pemerintah dalam meningkatkan iklim investasi, baik dari dalam maupun luar negeri. Prabowo menekankan bahwa transparansi data investasi menjadi kunci utama untuk memperkuat kepercayaan investor dan mendorong aliran modal baru ke sektor‑sektor prioritas.

Rosan diharapkan menyiapkan laporan komprehensif yang mencakup:

  • Jumlah penanaman modal asing (FDI) yang masuk selama tiga bulan terakhir.
  • Sektor‑sektor dengan pertumbuhan investasi tertinggi, termasuk energi terbarukan, infrastruktur, dan manufaktur.
  • Proyek‑proyek strategis yang telah disetujui atau sedang dalam tahap finalisasi.
  • Hambatan‑hambatan yang masih dihadapi investor serta langkah‑langkah mitigasi yang direncanakan.
  • Target investasi pemerintah untuk tahun mendatang dan rencana kebijakan pendukung.

Selain itu, Prabowo meminta agar data tersebut dipublikasikan melalui situs resmi BKPM serta media massa nasional, sehingga masyarakat dapat memantau secara real time. Ia menambahkan bahwa keterbukaan informasi akan meningkatkan akuntabilitas lembaga serta mempercepat proses perizinan investasi.

Rosan menyatakan komitmen penuh untuk memenuhi instruksi tersebut dan akan menyusun laporan awal dalam waktu dua minggu ke depan. Ia juga menegaskan bahwa BKPM akan memperkuat koordinasi dengan kementerian terkait untuk mengoptimalkan iklim investasi yang kondusif.

Langkah ini diharapkan dapat menstimulus pertumbuhan ekonomi Indonesia, memperluas basis produksi dalam negeri, dan menambah lapangan kerja baru, sejalan dengan agenda pemerintah untuk mempercepat pemulihan pasca‑pandemi.