Prabowo Rencanakan Kirim WNI Ikuti Program Kosmonaut Rusia
Prabowo Rencanakan Kirim WNI Ikuti Program Kosmonaut Rusia

Prabowo Rencanakan Kirim WNI Ikuti Program Kosmonaut Rusia

Frankenstein45.Com – 22 April 2026 | Gubernur Jawa Barat, Prabowo Subianto, menyampaikan rencananya untuk mengirim warga negara Indonesia (WNI) mengikuti program kosmonaut yang diselenggarakan oleh Rusia. Inisiatif ini diproyeksikan menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara di bidang antariksa sekaligus membuka peluang bagi tenaga ahli Indonesia untuk berpartisipasi dalam misi luar angkasa.

Rusia, yang telah lama menjadi pemain utama dalam eksplorasi ruang angkasa, menawarkan program pelatihan kosmonaut bagi mitra internasional. Prabowo menegaskan bahwa partisipasi Indonesia tidak hanya akan meningkatkan kompetensi teknis para calon kosmonaut, tetapi juga dapat menstimulasi transfer teknologi, riset bersama, serta pengembangan industri antariksa domestik.

Kerja sama ini tidak terbatas pada sektor antariksa. Pemerintah Indonesia dan Rusia sedang menjajaki kolaborasi di bidang pertahanan, energi, pendidikan, serta inovasi teknologi. Menurut penjelasan tim kerja yang dipimpin oleh Prabowo, sinergi lintas sektor diharapkan dapat mempercepat modernisasi infrastruktur nasional dan meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.

Berikut rangkaian tahapan yang direncanakan dalam program pengiriman WNI ke program kosmonaut Rusia:

  1. Pemilihan kandidat melalui seleksi ketat yang melibatkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta Badan Antariksa Nasional (LAPAN).
  2. Pelatihan dasar di Indonesia selama enam bulan, mencakup ilmu fisika ruang, kesehatan astronautik, dan simulasi misi.
  3. Pengiriman kandidat ke pusat pelatihan Roscosmos di Baikonur untuk mengikuti program intensif selama 12 bulan.
  4. Partisipasi dalam misi luar angkasa bersama astronaut Rusia, dengan tujuan utama melakukan eksperimen ilmiah yang relevan dengan kebutuhan Indonesia.
  5. Setelah kembali, para kosmonaut akan berbagi pengetahuan melalui program edukasi publik dan membantu pengembangan modul pelatihan antariksa domestik.

Reaksi masyarakat dan kalangan profesional beragam. Sebagian menilai langkah ini sebagai terobosan penting bagi Indonesia dalam mengakses teknologi tinggi, sementara yang lain menekankan perlunya evaluasi biaya dan manfaat jangka panjang. Namun, mayoritas menyambut baik peluang bagi generasi muda untuk mengukir prestasi di arena internasional.

Jika rencana ini terwujud, Indonesia akan menjadi salah satu negara Asia Tenggara yang memiliki wakil resmi dalam program kosmonaut asing, menandai babak baru dalam upaya memperkuat posisi negara di bidang sains dan teknologi ruang angkasa.