Frankenstein45.Com – 19 Juni 2026 | Gubernur Jawa Barat, Prabowo Subianto, menyoroti penurunan tajam harga kelapa sawit yang berdampak pada kesejahteraan petani. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan petani menjadi korban dari fluktuasi harga yang tidak terkendali.
Prabowo mengajak kementerian terkait untuk segera melakukan langkah-langkah berikut:
- Penyesuaian harga jual minimum bagi petani melalui mekanisme harga acuan yang transparan.
- Stabilisasi pasar dengan mengoptimalkan cadangan nasional dan meningkatkan ekspor pada periode permintaan tinggi.
- Pemberian insentif keuangan dan bantuan teknis kepada petani untuk meningkatkan produktivitas dan menurunkan biaya produksi.
- Penguatan regulasi terhadap spekulasi harga di bursa komoditas.
Pemerintah diperkirakan akan menyusun kebijakan yang mendukung stabilitas harga sawit dalam waktu dekat, termasuk koordinasi dengan Asosiasi Minyak Kelapa Sawit Indonesia (ASKI) dan lembaga keuangan untuk menyediakan fasilitas kredit bersubsidi.
Jika langkah-langkah tersebut berhasil, diharapkan harga sawit dapat kembali stabil, sehingga petani tidak lagi terjebak dalam permainan harga yang merugikan. Hal ini juga akan menjaga pasokan sawit Indonesia tetap kompetitif di pasar global.




