Frankenstein45.Com – 09 Mei 2026 | Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk meluncurkan serangkaian investasi berskala besar pada sektor ekonomi biru, khususnya perikanan dan kelautan. Langkah ini diharapkan dapat memenuhi permintaan protein global serta meningkatkan kesejahteraan nelayan domestik.
Investasi tersebut akan difokuskan pada empat pilar utama:
- Peningkatan kapasitas budidaya ikan air laut dan air tawar.
- Pembangunan infrastruktur pelabuhan, fasilitas pendinginan, dan rantai pasok logistik.
- Pengembangan teknologi ramah lingkungan, termasuk sistem monitoring digital dan energi terbarukan untuk kapal nelayan.
- Peningkatan kemampuan sumber daya manusia melalui pelatihan dan program beasiswa bagi nelayan muda.
Berikut perkiraan alokasi anggaran dan target capaian hingga tahun 2030:
| Komponen | Anggaran (miliar Rp) | Target 2030 |
|---|---|---|
| Budidaya ikan | 45 | Penambahan produksi 30 % |
| Infrastruktur pelabuhan | 30 | 20 pelabuhan baru |
| Teknologi & energi terbarukan | 25 | 70 % kapal menggunakan bahan bakar bersih |
| Pelatihan & beasiswa | 10 | 5 000 nelayan terlatih |
Presiden Prabowo menambahkan bahwa program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi perikanan, melainkan juga menciptakan lapangan kerja baru di wilayah pesisir, memperkuat ketahanan pangan, dan mendukung agenda Indonesia menjadi salah satu pemain utama dalam perdagangan ikan dunia.
Pengawasan terhadap dampak lingkungan akan menjadi prioritas, dengan penetapan standar keberlanjutan yang ketat serta kerja sama dengan lembaga internasional. Pemerintah berharap sinergi antara sektor publik, swasta, dan komunitas nelayan dapat mempercepat realisasi target ekonomi biru ini.




