Prabowo Tetapkan Defisit APBN 2027 Maksimum 2,4% dari PDB, Sebut APBN Sebagai Alat Perjuangan Bangsa
Prabowo Tetapkan Defisit APBN 2027 Maksimum 2,4% dari PDB, Sebut APBN Sebagai Alat Perjuangan Bangsa

Prabowo Tetapkan Defisit APBN 2027 Maksimum 2,4% dari PDB, Sebut APBN Sebagai Alat Perjuangan Bangsa

Frankenstein45.Com – 20 Mei 2026 | Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk tahun anggaran 2027 akan dibatasi tidak lebih dari 2,4 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Kebijakan ini dipaparkan dalam rapat koordinasi kementerian keuangan yang menekankan pentingnya menyeimbangkan antara pendapatan negara dan belanja yang bersifat vital.

Tahun Anggaran Target Defisit (% PDB)
2025 3,0 %
2026 2,7 %
2027 2,4 %

Fokus utama pemerintah pada periode ini adalah meningkatkan penerimaan negara melalui reformasi pajak, optimalisasi sumber daya alam, dan pengembangan industri berdaya saing. Di sisi belanja, alokasi akan diprioritaskan pada bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, serta program pertahanan yang dianggap esensial untuk mempertahankan kedaulatan.

Para analis ekonomi menilai bahwa target defisit 2,4 % masih berada dalam batas yang dapat dikelola, asalkan pertumbuhan ekonomi tetap positif dan reformasi struktural berjalan efektif. Namun, mereka juga memperingatkan perlunya pengawasan ketat terhadap pengeluaran yang tidak produktif.

Prabowo menegaskan bahwa APBN bukan sekadar angka dalam dokumen keuangan, melainkan “alat perjuangan bangsa” yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.