Pramono Anung Gandeng Daerah, Siapkan Ribuan Pompa Air untuk Hadapi El Nino
Pramono Anung Gandeng Daerah, Siapkan Ribuan Pompa Air untuk Hadapi El Nino

Pramono Anung Gandeng Daerah, Siapkan Ribuan Pompa Air untuk Hadapi El Nino

Frankenstein45.Com – 18 April 2026 | Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan serangkaian langkah strategis untuk mengantisipasi dampak fenomena El Nino yang diproyeksikan berlangsung hingga akhir September 2026. Fokus utama pemerintah provinsi terletak pada penguatan ketahanan pangan dan penyediaan infrastruktur irigasi, khususnya pompa air, agar produksi beras dan komoditas lain tetap stabil meski musim kemarau ekstrem.

Penguatan Ketahanan Pangan

Melalui konferensi pers di Balai Kota pada 17 April 2026, Pramono menegaskan pentingnya kerja sama lintas daerah. Pemerintah DKI telah menandatangani kesepakatan dengan provinsi‑provinsi penghasil beras, sehingga suplai pokok tetap terjaga. Selain itu, provinsi siap memberikan bantuan teknis, termasuk penyediaan pompa air, ke daerah‑daerah yang terancam kekeringan.

  • Distribusi lebih dari 5.000 unit pompa air diesel dan listrik ke wilayah pertanian yang rentan.
  • Peningkatan dukungan logistik bagi petani, seperti subsidi pupuk dan bibit unggul.
  • Monitoring real‑time melalui aplikasi pemantauan cuaca untuk mengidentifikasi wilayah paling terdampak.

Stok Daging Sapi Dijaga

Untuk menghindari lonjakan harga daging, Pramono memberikan persetujuan kepada PT Dharma Jaya untuk menambah impor sapi hidup dari Australia hingga 7.500 ekor. Sebanyak 3.000 ekor telah tiba sebelumnya, dan sisa impor dijadwalkan masuk dalam minggu mendatang, memastikan pasokan daging di pasar tradisional maupun modern tidak terganggu.

Pengelolaan Energi dan LPG

Meski kebijakan bahan bakar minyak berada di bawah otoritas pusat, pemerintah provinsi berkomitmen menjaga distribusi LPG 3 kg agar tidak terjadi kelangkaan. Selain itu, DKI Jakarta memperluas penggunaan panel surya di fasilitas publik sebagai langkah diversifikasi energi dan pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Inisiatif Mobilitas Hijau

Dengan tingkat konektivitas transportasi umum mencapai 93 %, Pramono mendorong warga untuk beralih ke transportasi massal. Pemerintah juga memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat, yang diperkirakan mengurangi konsumsi BBM hingga 5 % pada hari kerja tersebut.

Secara keseluruhan, rangkaian kebijakan ini mencerminkan pendekatan terintegrasi antara ketahanan pangan, energi, dan mobilitas, yang dirancang untuk menahan guncangan iklim El Nino. Pemerintah DKI Jakarta menegaskan bahwa semua langkah akan dipantau secara berkelanjutan, dan koordinasi dengan pemerintah pusat serta daerah mitra akan terus ditingkatkan hingga fenomena tersebut mereda.