Pramono: Program Pilah Sampah Kurangi Beban di TPST Bantargebang
Pramono: Program Pilah Sampah Kurangi Beban di TPST Bantargebang

Pramono: Program Pilah Sampah Kurangi Beban di TPST Bantargebang

Frankenstein45.Com – 10 Mei 2026 | Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menekankan pentingnya program pemilahan sampah di sumbernya untuk menurunkan volume limbah yang masuk ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Menurutnya, dengan memisahkan sampah organik, anorganik, dan B3 sejak rumah tangga, beban operasional TPST dapat berkurang secara signifikan.

Program ini diluncurkan pada awal tahun 2024 dan melibatkan kerja sama antara pemerintah provinsi, dinas kebersihan, serta komunitas warga. Langkah‑langkah utama yang ditekankan meliputi:

  • Penyediaan tempat sampah terpisah (organik, anorganik, dan B3) di setiap blok perumahan.
  • Pembagian edukasi dan panduan pemilahan melalui posyandu, balai warga, dan media sosial resmi pemerintah.
  • Pemberian insentif bagi rumah tangga yang konsisten melaksanakan pemilahan sampah.

Data awal yang dikumpulkan selama tiga bulan pertama menunjukkan penurunan masuknya sampah sebesar 18 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jika tren ini berlanjut, diproyeksikan beban TPST Bantargebang dapat berkurang hingga 30 % dalam dua tahun ke depan.

Pramono menambahkan bahwa keberhasilan program tidak lepas dari partisipasi aktif masyarakat. Ia mengajak warga untuk tidak hanya memisahkan sampah, tetapi juga mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan meningkatkan kompos organik di rumah.

Selain itu, pemerintah berencana memperluas fasilitas pengomposan dan daur ulang di sekitar TPST, sehingga sampah yang telah dipilah dapat langsung diproses menjadi produk bernilai ekonomi, seperti pupuk organik dan bahan baku daur ulang.