Frankenstein45.Com – 15 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan undangan resmi kepada pemerintah dan perusahaan Jerman untuk memperluas investasi di sektor‑sektor strategis, khususnya mineral kritis dan tanah jarang yang melimpah di tanah air.
Pertemuan bilateral yang dijadwalkan pada akhir pekan ini akan membahas potensi kerja sama dalam penambangan, pengolahan, serta penelitian teknologi ramah lingkungan. Prabowo menekankan bahwa Indonesia siap menjadi mitra utama Jerman dalam rantai pasokan global, mengingat kebutuhan industri tinggi Jerman akan bahan baku untuk energi bersih, kendaraan listrik, dan peralatan elektronik.
Berikut beberapa poin utama yang diharapkan menjadi agenda pembicaraan:
- Identifikasi cadangan mineral kritis: nikel, kobalt, tembaga, dan litium yang tersebar di provinsi Sulawesi, Kalimantan, serta Papua.
- Pengembangan tanah jarang: fokus pada bastnaesite dan monazit di wilayah Maluku dan Nusa Tenggara.
- Transfer teknologi: kolaborasi dengan perusahaan Jerman dalam proses pengolahan dan daur ulang bahan baku.
- Investasi infrastruktur: pembangunan pabrik pengolahan, fasilitas pelabuhan, serta jaringan logistik.
- Regulasi dan kebijakan: penyusunan kerangka kerja yang mendukung investasi berkelanjutan dan perlindungan lingkungan.
Prabowo juga menyoroti pentingnya diversifikasi sumber energi dan mengurangi ketergantungan pada impor bahan mentah. Ia menambahkan bahwa kerja sama dengan Jerman diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri serta menciptakan lapangan kerja bagi tenaga kerja lokal.
Sementara itu, delegasi Jerman diperkirakan akan mengirim tim teknis yang meliputi perwakilan Kementerian Ekonomi, Kementerian Energi, serta perusahaan-perusahaan terkemuka di sektor bahan baku dan manufaktur. Kedatangan mereka diharapkan memperkuat dialog strategis antara kedua negara.
Jika tercapai, kesepakatan ini dapat menempatkan Indonesia pada posisi kunci dalam rantai pasokan global untuk teknologi hijau, sekaligus memperkuat hubungan ekonomi Indonesia‑Jerman yang sudah lama terjalin.




