Price Atasi Pineiro, Pertahankan Tiga Sabuk Juara Dunia
Price Atasi Pineiro, Pertahankan Tiga Sabuk Juara Dunia

Price Atasi Pineiro, Pertahankan Tiga Sabuk Juara Dunia

Frankenstein45.Com – 06 April 2026 | Petinju asal Amerika Serikat, Jessica Price, berhasil mengalahkan tantangannya, Melissa Pineiro, pada laga penting yang berlangsung di Las Vegas, Nevada, pada tanggal 10 September 2023. Kemenangan ini memastikan Price tetap memegang tiga sabuk juara dunia di kelas welter putri (66,7 kg), yakni gelar World Boxing Council (WBC), World Boxing Association (WBA), dan International Boxing Federation (IBF).

Pertarungan berlangsung selama 10 ronde dengan intensitas tinggi. Price menunjukkan taktik menyerang yang agresif sejak ronde pertama, memanfaatkan kecepatan jabnya untuk mengendalikan jarak. Sementara Pineiro berusaha mengandalkan kekuatan pukulan kanan, ia kesulitan menembus pertahanan yang solid dari Price.

Statistik resmi pertandingan menunjukkan Price mencatatkan 78% akurasi pukulan, dengan total 152 pukulan yang mendarat dibandingkan 93 dari Pineiro. Pada ronde ketujuh, Price berhasil menjatuhkan Pineiro dengan kombinasi hook kiri dan cross kanan, yang kemudian menjadi titik balik utama dalam pertarungan.

Setelah menahan serangan terakhir Pineiro pada ronde kesepuluh, wasit menghentikan pertandingan dan mengumumkan keputusan kemenangan mutlak (unanimous decision) bagi Price dengan skor 98-92, 97-93, dan 99-91.

Dengan kemenangan ini, Price tidak hanya mempertahankan tiga sabuk dunia, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai salah satu petinju wanita teratas di kelas welter. Pelatihnya, Luis Garcia, menyatakan bahwa persiapan fisik dan mental yang ketat menjadi kunci utama kesuksesan Price. “Jessica telah berlatih selama enam bulan dengan fokus pada kecepatan dan stamina. Kami juga menekankan strategi bertahan yang ketat untuk mengurangi peluang lawan mencetak poin,” ujar Garcia.

Para pengamat olahraga menilai bahwa Price kini berada di jalur yang tepat untuk mengincar unifikasi lebih lanjut atau bahkan meraih gelar keempat di organisasi lain. Sementara Pineiro, meskipun kalah, tetap dianggap sebagai petinju yang berpotensi untuk kembali bersaing di level tertinggi setelah melakukan evaluasi teknis dan fisik.