Profil M. Qodari, Eks Pengamat Politik yang Kini Jabat Kepala Bakom RI
Profil M. Qodari, Eks Pengamat Politik yang Kini Jabat Kepala Bakom RI

Profil M. Qodari, Eks Pengamat Politik yang Kini Jabat Kepala Bakom RI

Frankenstein45.Com – 27 April 2026 | Presiden Joko Widodo Prabowo Subianto melantik Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Keamanan dan Operasional Militer (Bakom) Republik Indonesia pada pekan lalu. Penunjukan ini menandai langkah penting dalam karier Qodari, yang sebelumnya dikenal luas sebagai pengamat politik dan pakar strategi keamanan.

Berikut profil singkat M. Qodari:

  • Latar belakang pendidikan: Lulusan Fakultas Ilmu Politik, Universitas Indonesia, dengan gelar master di bidang Hubungan Internasional dari Universitas Nasional Taiwan.
  • Karier awal: Memulai karier sebagai analis di Lembaga Kajian Strategis (LKS) dan kemudian menjadi peneliti senior di Center for Strategic and International Studies (CSIS).
  • Pengalaman media: Menjadi komentator tetap pada sejumlah stasiun televisi nasional, termasuk Metro TV dan TV One, serta penulis kolom reguler tentang dinamika politik dalam negeri dan hubungan luar negeri.
  • Peran sebagai pengamat politik: Terlibat dalam pemilihan umum 2014, 2019, dan 2024 sebagai konsultan kampanye serta pakar survei publik.
  • Penunjukan sebagai Kepala Bakom: Dilantik pada 12 April 2026, dengan mandat memperkuat koordinasi keamanan antar‑tugas militer serta meningkatkan kesiapan operasional dalam menghadapi ancaman siber dan terorisme.

Dalam sambutan pelantikannya, Qodari menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, dan lembaga intelijen dalam menjaga kedaulatan negara. Ia juga menyatakan komitmen untuk memperkuat kemampuan intelijen militer, meningkatkan pelatihan operasional, serta memperluas kerja sama internasional dalam bidang pertahanan.

Beberapa prioritas utama yang diutarakan antara lain:

  1. Mengoptimalkan sistem intelijen militer berbasis data real‑time.
  2. Memperkuat jaringan pertahanan siber untuk melindungi infrastruktur kritis.
  3. Meningkatkan kesiapan pasukan khusus dalam penanggulangan terorisme domestik.
  4. Menjalin kerja sama bilateral dengan negara sahabat dalam pelatihan dan pertukaran informasi.
  5. Mengembangkan program edukasi keamanan bagi masyarakat luas.

Penunjukan Qodari mendapat sambutan positif dari kalangan akademisi dan militer yang menilai pengalaman analitisnya dapat memberikan perspektif baru dalam kebijakan keamanan nasional. Meski demikian, sejumlah pengamat menilai tantangan besar tetap ada, mengingat kompleksitas ancaman modern yang terus berkembang.

Ke depan, Kepala Bakom M. Qodari diharapkan dapat mengimplementasikan reformasi struktural serta menumbuhkan budaya profesionalisme di dalam institusi, demi menjaga stabilitas politik dan keamanan Indonesia.