Frankenstein45.Com – 13 April 2026 | Program Belanja Nasional yang diluncurkan pemerintah pada awal tahun ini resmi menyelesaikan pengadaan peralatan utama bagi PT Kereta Api Indonesia (Persero). Pada hari Rabu, seluruh lokomotif serta genset milik perusahaan kereta api berhasil dipasangi komponen B40, menandai tercapainya target penuh yang sebelumnya dijadwalkan selesai pada akhir 2025.
Inisiatif B40, singkatan dari Battery 40‑ampere, dirancang untuk meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi pada armada kereta api nasional. Dengan mengganti sistem kelistrikan lama, setiap lokomotif kini dapat beroperasi lebih hemat bahan bakar serta memiliki waktu henti (downtime) yang lebih singkat untuk perawatan.
Berikut rangkuman capaian utama program:
- Jumlah lokomotif yang berhasil dipasangi B40: 1.245 unit
- Jumlah genset yang di‑upgrade: 312 unit
- Penghematan bahan bakar diproyeksikan mencapai 12 % per tahun
- Pengurangan emisi CO₂ diperkirakan sebesar 8.400 ton per tahun
Data perbandingan sebelum dan sesudah implementasi B40 dapat dilihat pada tabel berikut:
| Komponen | Sebelum B40 | Sesudah B40 |
|---|---|---|
| Efisiensi bahan bakar (liter/km) | 0,45 | 0,40 |
| Waktu perawatan rutin (jam) | 48 | 36 |
| Emisi CO₂ (kg/km) | 0,75 | 0,69 |
Direktur Operasional PT Kereta Api Indonesia, Budi Santoso, menyatakan, “Penerapan B40 merupakan langkah strategis untuk menyesuaikan jaringan transportasi kita dengan standar internasional yang menekankan keberlanjutan. Kami berharap hasil ini dapat menjadi contoh bagi sektor transportasi lainnya.”
Selain manfaat lingkungan, program ini juga diharapkan meningkatkan kehandalan layanan kereta api, khususnya pada jalur‑jalur utama yang sering mengalami beban tinggi. Dengan perbaikan tersebut, penumpang dapat menikmati jadwal yang lebih tepat waktu dan frekuensi keberangkatan yang lebih stabil.
Ke depan, KAI berencana memperluas penerapan teknologi B40 ke sarana pendukung lainnya, termasuk sistem sinyal dan fasilitas stasiun. Pemerintah menargetkan seluruh armada kereta api Indonesia akan terintegrasi dengan teknologi ramah lingkungan paling lambat tahun 2030.




