Frankenstein45.Com – 25 Mei 2026 | Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti, menyampaikan bahwa program UMKM BISA Ekspor telah mencatat total transaksi senilai US$107,34 juta. Program ini bertujuan memperluas pangsa pasar produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia ke pasar internasional.
Beberapa poin penting terkait pencapaian tersebut:
- Nilai transaksi mencapai US$107,34 juta, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
- Produk yang paling banyak diekspor meliputi tekstil, makanan olahan, kerajinan tangan, dan barang elektronik ringan.
- Lebih dari 1.200 pelaku UMKM telah bergabung dalam program BISA Ekspor.
- Penggunaan platform digital dan dukungan logistik menjadi faktor kunci keberhasilan.
Program BISA Ekspor memberikan bantuan berupa pelatihan pemasaran internasional, pendampingan teknis, serta akses ke jaringan distribusi global. Pemerintah juga menyiapkan fasilitas pembiayaan khusus bagi UMKM yang ingin meningkatkan kapasitas produksi.
Dyah Roro Esti menegaskan bahwa target selanjutnya adalah meningkatkan nilai transaksi hingga US$200 juta dalam tiga tahun ke depan, dengan menambah jumlah pelaku UMKM yang terdaftar serta memperluas jenis produk yang dipasarkan.
Keberhasilan program ini diharapkan dapat memperkuat daya saing produk Indonesia, menciptakan lapangan kerja baru, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.




