Frankenstein45.Com – 26 April 2026 | PT PAL Indonesia dan PT Industri Kapal Indonesia (Persero) atau PT IKI menandatangani kesepakatan konsolidasi untuk pembangunan kapal pinisi di Sulawesi Selatan. Kesepakatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas produksi industri maritim nasional.
Dalam kerjasama ini, PT PAL akan memanfaatkan fasilitas galangan kapal yang sudah ada, sementara PT IKI akan menyumbangkan keahlian teknis dan manajemen proyek. Kedua perusahaan sepakat untuk berbagi sumber daya, termasuk tenaga kerja terampil, material berkualitas, serta teknologi modern dalam proses pembuatan kapal.
- Target utama adalah menghasilkan kapal pinisi dengan kapasitas angkut sekitar 3.000 ton.
- Proyek diperkirakan selesai dalam kurun waktu tiga tahun, dimulai pada kuartal pertama 2024.
- Investasi total diperkirakan mencapai Rp 1,2 triliun.
- Pelibatan pemasok lokal diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah bagi ekonomi Sulawesi Selatan.
Konsolidasi ini diharapkan dapat mempercepat transfer teknologi kepada tenaga kerja lokal serta meningkatkan kompetensi industri perkapalan Indonesia di pasar internasional. Selain itu, keberhasilan proyek ini dapat menjadi contoh bagi kolaborasi serupa antara BUMN dan BUMD dalam sektor strategis.
Pihak pemerintah daerah Sulawesi Selatan menyambut baik inisiatif ini, mengingat potensi peningkatan lapangan kerja serta kontribusi terhadap pembangunan infrastruktur maritim regional. Diharapkan pula kapal pinisi hasil produksi dapat digunakan untuk mengangkut komoditas pertanian, perikanan, serta barang industri, memperkuat konektivitas antar pulau.
Dengan konsolidasi yang kuat, PT PAL dan PT IKI menegaskan komitmen mereka untuk mendukung program Made in Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan armada kapal yang modern dan berdaya saing.




