Frankenstein45.Com – 30 April 2026 | PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) mencatat kinerja yang menguat pada kuartal pertama tahun 2026. Cabang utama di Pelabuhan Tanjung Priok menjadi penyumbang terbesar baik dari sisi pendapatan maupun volume bongkar muat, menandakan pulihnya aktivitas logistik setelah beberapa tantangan sebelumnya.
Beberapa faktor yang mendorong peningkatan tersebut antara lain pemulihan permintaan impor dan ekspor, penerapan sistem digitalisasi yang mempercepat proses administrasi, serta optimalisasi infrastruktur penanganan kontainer. Upaya peningkatan efisiensi operasional juga berperan penting dalam menurunkan waktu turnaround kapal.
| Indikator | Triwulan I 2026 | Triwulan I 2025 | Pertumbuhan |
|---|---|---|---|
| Pendapatan (miliar Rupiah) | 1.85 | 1.62 | +14,2% |
| Volume bongkar muat (juta TEU) | 3.2 | 2.9 | +10,3% |
Data di atas menunjukkan peningkatan signifikan pada kedua parameter utama. Pendapatan naik lebih dari 14 persen, sementara volume bongkar muat mencatat pertumbuhan lebih dari 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Manajemen PTP Nonpetikemas menilai hasil positif ini sebagai bukti keberhasilan strategi diversifikasi layanan, termasuk penambahan layanan non‑petikemas yang kini menyumbang bagian penting dari total pendapatan. Selain itu, investasi pada peralatan penanganan modern dan peningkatan kapasitas dermaga turut memperkuat posisi pelabuhan sebagai hub logistik utama di Indonesia.
Ke depan, perusahaan menargetkan pertumbuhan berkelanjutan dengan fokus pada peningkatan produktivitas, pengembangan layanan nilai tambah, serta kolaborasi dengan pihak-pihak terkait dalam rantai pasok. Target utama adalah mempertahankan pertumbuhan pendapatan di atas 12 persen dan meningkatkan volume bongkar muat hingga 3,5 juta TEU pada akhir tahun 2026.




