Purbaya Laporkan Defisit APBN 2026 Membaik, Turun Jadi Rp 164,4 Triliun per 30 April
Purbaya Laporkan Defisit APBN 2026 Membaik, Turun Jadi Rp 164,4 Triliun per 30 April

Purbaya Laporkan Defisit APBN 2026 Membaik, Turun Jadi Rp 164,4 Triliun per 30 April

Frankenstein45.Com – 20 Mei 2026 | Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menginformasikan bahwa defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada akhir April 2026 mencatat penurunan signifikan, mencapai Rp 164,4 triliun atau setara 0,64 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Penurunan ini menandai perbaikan dibandingkan dengan data sebelumnya yang berada pada level lebih tinggi, menunjukkan bahwa kebijakan fiskal pemerintah mulai menunjukkan efek positif.

Beberapa faktor yang berkontribusi pada perbaikan tersebut antara lain peningkatan penerimaan pajak, pengendalian belanja yang lebih ketat, serta optimalisasi program-program prioritas yang menambah efisiensi penggunaan anggaran.

Berikut rangkuman utama laporan tersebut:

  • Defisit APBN tercatat Rp 164,4 triliun pada 30 April 2026.
  • Persentase defisit terhadap PDB turun menjadi 0,64%.
  • Peningkatan penerimaan pajak utama menjadi pendorong utama penurunan defisit.
  • Pengendalian belanja non‑produktif memberikan ruang fiskal lebih luas.

Data tersebut dapat dilihat dalam tabel berikut:

Periode Defisit (Rp Triliun) % PDB
30 April 2026 164,4 0,64%

Dengan defisit yang lebih kecil, pemerintah diperkirakan memiliki lebih banyak kelonggaran untuk melaksanakan kebijakan stimulus ekonomi dan menjaga stabilitas fiskal menjelang akhir tahun 2026. Namun, tetap diperlukan pengawasan ketat agar defisit tidak kembali meningkat dalam periode berikutnya.