Frankenstein45.Com – 23 Juni 2026 | Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Muhammad Qodari, menyampaikan perkembangan positif terkait pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M.
Ia menegaskan bahwa persiapan administratif, logistik, dan koordinasi lintas lembaga telah mencapai tahap kesiapan yang memadai, sehingga penyelenggaraan haji 2026 diproyeksikan dapat berjalan lancar.
Salah satu prioritas utama adalah pemotongan masa tunggu pendaftaran. Qodari menjelaskan bahwa periode tunggu yang sebelumnya mencapai empat hingga lima tahun akan dipersingkat menjadi maksimal dua tahun melalui penerapan antrean elektronik terintegrasi dan penambahan kuota haji.
Layanan bagi jamaah juga akan ditingkatkan secara menyeluruh, antara lain:
- Digitalisasi dokumen dan verifikasi data secara online untuk mempercepat proses registrasi.
- Peningkatan fasilitas kesehatan di Tanah Suci, termasuk pusat medis darurat yang dilengkapi peralatan modern.
- Penambahan jumlah petugas pembimbing serta pelatihan intensif bagi mereka.
- Penyediaan transportasi yang lebih modern, nyaman, dan ramah lingkungan.
- Penguatan sistem informasi real‑time yang memungkinkan pemantauan perjalanan jamaah secara akurat.
Koordinasi intensif dengan Kementerian Agama, otoritas Saudi, serta berbagai pemangku kepentingan terus digiatkan untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan.
Qodari berharap, dengan masa tunggu yang lebih singkat dan layanan yang lebih baik, semakin banyak umat Islam dapat menunaikan ibadah haji tepat waktu tanpa harus menunda bertahun‑tahun.




