Rancangan Teknik Jembatan Anduring di Padang Pariaman Rampung Agustus
Rancangan Teknik Jembatan Anduring di Padang Pariaman Rampung Agustus

Rancangan Teknik Jembatan Anduring di Padang Pariaman Rampung Agustus

Frankenstein45.Com – 10 Mei 2026 | Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat mengumumkan bahwa rancangan teknik terperinci (Detail Engineering Design/DED) untuk Jembatan Anduring selesai pada bulan Agustus. Penyelesaian DED ini menandai langkah penting menuju pembangunan jembatan yang akan menghubungkan wilayah Padang Pariaman dengan daerah sekitarnya, mempercepat arus transportasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Jembatan Anduring direncanakan memiliki panjang sekitar 200 meter dan lebar 12 meter, dengan struktur utama berbahan beton bertulang dan desain rangka baja untuk menahan beban lalu lintas berat. Berikut ini beberapa poin kunci dari rancangan tersebut:

  • Panjang total: ~200 m; Lebar: 12 m.
  • Kapabilitas beban: kendaraan ringan hingga truk berat (kelas B3).
  • Desain rangka: kombinasi beton bertulang dan baja, dengan fondasi tiang pancang di wilayah rawa.
  • Fasilitas tambahan: jalur pejalan kaki, drainase terintegrasi, dan lampu penerangan LED.

Proses penyusunan DED dimulai pada awal 2022, melibatkan tim teknis BPJN, konsultan perencana, serta pihak kontraktor yang berpengalaman. Seluruh dokumen teknis telah disetujui oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumatera Barat, sehingga fase berikutnya—tender konstruksi—diperkirakan akan dimulai pada kuartal pertama 2025.

Proyek ini dibiayai melalui anggaran Pemerintah Pusat (APBN) dan kontribusi pemerintah provinsi, dengan total nilai investasi diperkirakan mencapai Rp 250 miliar. Diharapkan setelah selesai, Jembatan Anduring dapat menurunkan waktu tempuh antara Padang Pariaman dan Kota Padang dari lebih satu jam menjadi kurang dari 30 menit, sekaligus meningkatkan akses ke fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pasar tradisional.

Dengan selesainya DED pada Agustus, BPJN menegaskan komitmennya untuk melaksanakan proyek tepat waktu dan sesuai standar keselamatan, demi memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Sumatera Barat.