Frankenstein45.Com – 12 April 2026 | Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memberikan peringatan kepada masyarakat Jakarta mengenai meningkatnya risiko penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dipicu oleh kondisi iklim El Nino. Menurutnya, fenomena El Nino yang menyebabkan curah hujan berkurang dapat menciptakan genangan air stagnan di berbagai wilayah, yang menjadi tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti berkembang biak.
Rano menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam mengatasi potensi wabah DBD. Ia mengimbau warga untuk melakukan langkah-langkah pencegahan secara intensif, antara lain:
- Menguras, membersihkan, dan menutup wadah yang berpotensi menampung air, seperti bak mandi, pot bunga, dan selang yang tertinggal.
- Menggunakan larvasida atau produk pengendali nyamuk yang direkomendasikan oleh Dinas Kesehatan pada tempat-tempat yang tidak dapat dihilangkan airnya.
- Memasang kelambu pada jendela dan pintu serta memastikan ventilasi rumah tetap terbuka untuk mengurangi masuknya nyamuk.
- Menjaga kebersihan lingkungan sekitar, termasuk membersihkan selokan dan tempat pembuangan sampah.
Selain upaya individu, Rano Karno menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah meningkatkan kesiapan layanan kesehatan. Beberapa langkah yang diambil meliputi:
- Penambahan tim medis dan fasilitas pemeriksaan DBD di puskesmas-puskesmas strategis.
- Penyediaan rapid test dan obat anti‑viral untuk penanganan dini kasus yang terdeteksi.
- Pelatihan petugas kesehatan dalam deteksi dan penanggulangan wabah secara cepat.
Rano menutup pernyataannya dengan mengingatkan bahwa pencegahan DBD adalah tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga swadaya masyarakat, sektor swasta, dan komunitas lokal, untuk berpartisipasi aktif dalam program eradikasi sarang nyamuk. Dengan kerja sama yang solid, diharapkan potensi penyebaran DBD dapat ditekan meski kondisi iklim tidak menentu.




