Refleksi Pertobatan dan Kasih Melalui Ibadat Jalan Salib di Semarang
Refleksi Pertobatan dan Kasih Melalui Ibadat Jalan Salib di Semarang

Refleksi Pertobatan dan Kasih Melalui Ibadat Jalan Salib di Semarang

Frankenstein45.Com – 03 April 2026 | Gereja Katolik Santa Theresia Bongsari di Kota Semarang menyelenggarakan ibadat Jalan Salib sebagai bagian dari rangkaian perayaan Paskah. Acara yang berlangsung pada akhir pekan lalu mengundang ratusan umat untuk berjalan menyusuri tiga belas stasiun yang menelusuri jejak penderitaan Yesus Kristus.

Rangkaian ibadat dimulai dengan doa pengakuan dosa, diikuti oleh renungan singkat tentang kasih ilahi yang menebus segala dosa. Selama prosesional, masing‑masing stasiun disertai pembacaan Injil, nyanyian rohani, dan doa-doa yang mengajak peserta merenungkan makna pertobatan serta komitmen hidup dalam kasih.

  • Doa pengakuan dosa sebagai langkah pertama menyadari kesalahan pribadi.
  • Renungan tentang kasih Kristus yang tak bersyarat.
  • Pembacaan Injil yang menekankan pentingnya pertobatan.
  • Doa penutup yang mengajak umat mengimplementasikan kasih dalam tindakan sehari‑hari.

Suasana khidmat tercipta lewat lilin yang menyala, simbol kayu salib yang ditempatkan di setiap stasiun, serta nyanyian yang mengalun lembut. Peserta ibadat terdiri dari berbagai kelompok umur, mulai dari anak‑anak sekolah hingga lansia, menegaskan kebersamaan seluruh generasi dalam menapaki jejak salib.

Di akhir acara, pastor memberikan pesan penutup yang menekankan bahwa pertobatan bukan sekadar momen sekali‑waktu, melainkan proses berkelanjutan yang dipenuhi dengan kasih aktif. Ia mengajak setiap umat untuk menjadikan nilai‑nilai tersebut sebagai landasan dalam hubungan pribadi dengan Tuhan dan sesama.