Relawan SRI Selamatkan Dua Warga Badui dari Gigitan Ular Berbisa
Relawan SRI Selamatkan Dua Warga Badui dari Gigitan Ular Berbisa

Relawan SRI Selamatkan Dua Warga Badui dari Gigitan Ular Berbisa

Frankenstein45.Com – 27 April 2026 | Dua warga suku Badui, Arsunah (25 tahun) dan Rani (30 tahun), mengalami gigitan ular berbisa saat sedang melakukan aktivitas di wilayah hutan Lebak, Banten.

Setelah kejadian, tim relawan Sahabat Relawan Indonesia (SRI) yang berada di dekat lokasi langsung mengevakuasi korban. Para relawan memberikan pertolongan pertama, termasuk menenangkan korban, melakukan tekanan pada titik gigitan, dan memanggil layanan medis darurat.

Dalam waktu kurang dari satu jam, ambulans tiba dan membawa Arsunah serta Rani ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan serum anti‑racun dan perawatan lanjutan. Kedua korban kini berada dalam pengawasan medis dan kondisi mereka dilaporkan stabil.

Ketua tim SRI, Budi Santoso, menjelaskan prosedur yang dilakukan tim:

  • Mengidentifikasi jenis ular yang menyerang melalui ciri‑ciri fisik.
  • Mengaplikasikan teknik pertolongan pertama sesuai protokol anti‑racun.
  • Menjaga posisi korban tetap tenang untuk mengurangi penyebaran racun.
  • Segera menghubungi layanan medis dan menyiapkan transportasi.

Insiden ini menyoroti pentingnya keberadaan jaringan relawan di daerah terpencil, terutama bagi masyarakat adat yang memiliki akses terbatas ke fasilitas kesehatan. Pihak SRI berkomitmen meningkatkan edukasi tentang penanganan gigitan ular dan menyediakan peralatan pertolongan pertama di wilayah rawan.

Warga suku Badui yang menyaksikan aksi penyelamatan menyatakan rasa terima kasih yang mendalam kepada para relawan. Mereka berharap kerjasama semacam ini dapat terus terjalin untuk mengurangi risiko kecelakaan serupa di masa depan.