Relawan WNI Kembali ke Indonesia, Ungkap Penyiksaan Brutal oleh Tentara Israel
Relawan WNI Kembali ke Indonesia, Ungkap Penyiksaan Brutal oleh Tentara Israel

Relawan WNI Kembali ke Indonesia, Ungkap Penyiksaan Brutal oleh Tentara Israel

Frankenstein45.Com – 24 Mei 2026 | Beberapa relawan Indonesia yang tergabung dalam kelompok kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 baru saja tiba kembali di tanah air setelah mengalami penahanan dan penyiksaan yang digambarkan sebagai brutal oleh tentara Israel saat mereka berusaha memasuki Jalur Gaza.

  • Pemukulan dengan tongkat kayu dan pistol.
  • Penerapan kejutan listrik pada bagian tubuh tertentu.
  • Penahanan dalam posisi terjepit selama berjam‑jam tanpa istirahat.
  • Pemaksaan mengucapkan pernyataan yang menguntungkan pihak militer.

Para relawan menyatakan bahwa mereka tidak memiliki senjata dan hanya berniat menyampaikan bantuan kemanusiaan kepada warga sipil di Gaza. Mereka menegaskan bahwa tindakan penyiksaan tersebut melanggar Konvensi Jenewa serta standar hak asasi manusia internasional.

Setelah dipulangkan, mereka langsung memberikan keterangan kepada otoritas Kementerian Luar Negeri dan Komnas HAM. Pemerintah Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam dan menuntut agar Israel menghentikan segala bentuk penyiksaan terhadap warga sipil maupun pekerja kemanusiaan.

Kelompok hak asasi manusia internasional juga mencatat kasus ini dalam laporan terbaru mereka, menyoroti peningkatan risiko bagi aktivis kemanusiaan yang beroperasi di zona konflik. Mereka menyerukan tekanan diplomatik yang lebih kuat dari komunitas internasional untuk memastikan perlindungan bagi para relawan.

Kasus ini menambah ketegangan dalam hubungan Indonesia‑Israel, terutama mengingat Indonesia secara konsisten menolak pengakuan resmi atas negara Israel dan menegaskan dukungan bagi hak Palestina. Pemerintah menegaskan bahwa perlindungan warga negaranya berada di urutan prioritas, sambil terus memantau situasi di lapangan.