Frankenstein45.Com – 13 Mei 2026 | Serangkaian aksi perampokan yang melibatkan senjata tajam kembali menimbulkan keprihatinan publik setelah seorang remaja di Kota Makassar menjadi korban. Pada malam hari, remaja tersebut diserang oleh sekelompok begal yang menggocek dengan parang, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit dengan luka-luka serius.
Korban, yang masih berusia belasan tahun, dilaporkan mengalami luka tusuk pada bagian lengan dan punggung. Tim medis menyatakan kondisi korban stabil, namun proses pemulihan diperkirakan memakan waktu lama.
Insiden ini memicu reaksi keras dari anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sahroni. Ia menuntut agar aparat kepolisian dapat bertindak tegas dan tidak ragu menggunakan senjata api bila diperlukan, termasuk menembak pelaku secara langsung di lokasi jika mengancam keselamatan publik.
Sahroni menambahkan bahwa penegakan hukum harus diimbangi dengan peningkatan patroli dan kehadiran aparat di wilayah rawan kejahatan. Ia juga mengajak pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi antara kepolisian, Satpol PP, dan masyarakat dalam upaya pencegahan aksi pembegalan.
- Penambahan jumlah patroli rutin di area rawan.
- Pemasangan CCTV di titik-titik strategis.
- Peningkatan sosialisasi keamanan kepada warga.
- Penguatan kapasitas respons cepat kepolisian.
Kasus ini menambah daftar panjang laporan pembegalan yang semakin mengkhawatirkan di beberapa kota besar Indonesia, menuntut perhatian serius dari semua pihak untuk memastikan keamanan jalanan.







