Frankenstein45.Com – 10 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung pada Rabu, 10 Juni 2026. Acara tersebut dihadiri oleh pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan tenaga kesehatan.
Dalam sambutannya, Presiden menekankan pentingnya peningkatan layanan kesehatan di wilayah pesisir dan daerah tertinggal. Ia menyoroti bahwa RSUD KH Muhammad Thohir akan menjadi pusat rujukan medis bagi masyarakat setempat, sekaligus memperkuat jaringan layanan kesehatan provinsi.
Beberapa poin utama yang disampaikan Prabowo antara lain:
- Penambahan tenaga medis spesialis untuk mengurangi beban rujukan ke kota besar.
- Peningkatan fasilitas diagnostik, termasuk radiologi digital dan laboratorium klinik lengkap.
- Pengembangan program layanan kesehatan preventif, seperti pemeriksaan ibu dan anak secara gratis.
- Penggunaan teknologi informasi untuk mempermudah pencatatan rekam medis elektronik.
RSUD KH Muhammad Thohir dibangun dengan anggaran sekitar Rp 250 miliar, meliputi:
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Jumlah tempat tidur | 250 tempat tidur, termasuk 20 ruang ICU |
| Fasilitas utama | Poliklinik umum, laboratorium, radiologi, apotek, ruang operasi modern |
| Luas area | 12.000 m² |
| Target layanan | Populasi sekitar 400.000 jiwa di Kabupaten Pesisir Barat dan sekitarnya |
Presiden Prabowo juga menekankan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan tidak hanya soal infrastruktur, melainkan juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ia menginstruksikan Kementerian Kesehatan untuk mengadakan pelatihan berkelanjutan bagi tenaga medis di RSUD KH Muhammad Thohir.
Dengan beroperasinya rumah sakit baru ini, diharapkan angka kunjungan rawat inap dan rawat jalan meningkat, sekaligus menurunkan angka kematian ibu dan anak di daerah tersebut. Pemerintah daerah menyiapkan program kerjasama dengan lembaga swasta dan organisasi non‑pemerintah untuk mendukung program kesehatan preventif.
Acara peresmian diakhiri dengan pemotongan pita oleh Presiden, diikuti tur singkat ke ruang-ruang utama RSUD. Masyarakat setempat menyambut positif keberadaan rumah sakit ini, mengharapkan layanan kesehatan yang lebih cepat, terjangkau, dan berkualitas.




