Frankenstein45.Com – 30 April 2026 | Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memberikan respons resmi terkait wacana penutupan program studi yang dianggap kurang relevan dengan kebutuhan industri. Menurutnya, isu tersebut masih dalam tahap kajian mendalam dan belum ada keputusan akhir yang diambil.
Dalam pernyataannya, Rektor menekankan pentingnya melakukan evaluasi komprehensif terhadap kurikulum, kualitas lulusan, serta kontribusi program studi terhadap pasar kerja. Ia menambahkan bahwa setiap perubahan harus didasarkan pada data yang kuat, termasuk hasil survei pemangku kepentingan, analisis tren industri, dan pertimbangan akademik internal.
Berikut poin-poin utama yang disampaikan Rektor:
- Penutupan program studi tidak dapat diputuskan secara sepihak tanpa analisis menyeluruh.
- Unesa akan membentuk tim khusus yang melibatkan dosen, alumni, perwakilan industri, dan mahasiswa untuk menilai relevansi tiap program.
- Hasil kajian akan dipublikasikan secara transparan, memberi ruang bagi masukan publik.
- Jika ada program yang memang tidak memenuhi standar industri, alternatif perbaikan atau restrukturisasi akan dipertimbangkan sebelum keputusan penutupan.
Rektor juga menegaskan bahwa Unesa berkomitmen menjaga kualitas pendidikan tinggi yang responsif terhadap dinamika ekonomi. Oleh karena itu, proses peninjauan akan melibatkan data statistik penempatan kerja lulusan, kebutuhan kompetensi di sektor-sektor strategis, serta potensi kolaborasi riset dengan industri.
Selama ini, beberapa program studi di Unesa telah mengalami akreditasi baik, namun tetap diperlukan penyesuaian agar lulusan dapat bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif. Rektor menutup dengan harapan semua pihak dapat berpartisipasi aktif dalam proses evaluasi, sehingga keputusan yang diambil akan berlandaskan pada kepentingan bersama dan tujuan peningkatan mutu pendidikan.




