Respons Tuntutan Demo Mahasiswa, Istana Tegaskan Program MBG Tak Akan Dihentikan
Respons Tuntutan Demo Mahasiswa, Istana Tegaskan Program MBG Tak Akan Dihentikan

Respons Tuntutan Demo Mahasiswa, Istana Tegaskan Program MBG Tak Akan Dihentikan

Frankenstein45.Com – 14 Juni 2026 | Ribuan mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi menggelar aksi demonstrasi pada pekan lalu, menuntut pemerintah menghentikan pelaksanaan Program MBG (Merdeka Belajar dan Kampus). Mereka menyoroti beberapa kendala, antara lain kurangnya koordinasi antara lembaga pendidikan, beban administratif yang tinggi, serta ketidakjelasan kebijakan pendukung.

Menanggapi protes tersebut, pihak Istana menegaskan bahwa Program MBG tidak akan dihentikan. Dalam sebuah pernyataan resmi, juru bicara kepresidenan menyatakan bahwa program tersebut merupakan bagian integral dari agenda reformasi pendidikan nasional yang telah direncanakan sejak beberapa tahun lalu.

Berikut beberapa poin utama yang disampaikan oleh Istana:

  • Program MBG akan terus berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
  • Pemerintah akan melakukan evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program.
  • Dialog dengan perwakilan mahasiswa akan terus dibuka untuk menemukan solusi atas permasalahan yang diangkat.

Sementara itu, organisasi mahasiswa menanggapi pernyataan Istana dengan sikap tetap kritis. Mereka menekankan pentingnya transparansi dalam penggunaan anggaran, serta meminta mekanisme pengawasan yang lebih kuat untuk menjamin akuntabilitas.

Para pengamat pendidikan menilai bahwa keberlanjutan Program MBG bergantung pada kemampuan pemerintah dalam menyeimbangkan antara inovasi kebijakan dan respons terhadap aspirasi mahasiswa. Evaluasi yang disebutkan oleh Istana diharapkan tidak sekadar formalitas, melainkan mencakup peninjauan kebijakan operasional, pelatihan dosen, serta penyediaan infrastruktur yang memadai.

Ke depan, pemerintah berjanji akan menyusun laporan evaluasi yang akan dipublikasikan secara terbuka, sekaligus mengadakan pertemuan lanjutan dengan perwakilan mahasiswa untuk menyelaraskan target program dengan kebutuhan riil di lapangan.