Frankenstein45.Com – 25 Mei 2026 | Panitia Musyawarah Nasional (Munas) ke‑XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mengadakan debat kedua Calon Ketua Umum (Caketum) BPP HIPMI di Bali, tepatnya di Hotel Merusaka. Acara yang dihadiri oleh para anggota HIPMI, tokoh bisnis, dan media ini menjadi ajang bagi Reynaldo, salah satu kandidat, untuk menekankan peran strategis sektor pariwisata dalam menggerakkan perekonomian nasional.
Dalam penyampaiannya, Reynaldo menyoroti bahwa Indonesia memiliki keunggulan alam dan budaya yang dapat dijadikan magnet wisata dunia. Ia mengingatkan bahwa kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB negara masih berada di bawah potensi maksimal, sehingga diperlukan kebijakan yang lebih terintegrasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas lokal.
- Pengembangan infrastruktur: Mempercepat pembangunan bandara, pelabuhan, dan jalan akses menuju destinasi utama.
- Dukungan digital: Memanfaatkan teknologi informasi untuk mempromosikan destinasi, mempermudah reservasi, dan meningkatkan pengalaman wisatawan.
- Pemberdayaan UMKM: Membuka peluang bagi usaha kecil menengah di sektor perhotelan, kuliner, dan kerajinan tangan untuk masuk ke pasar global.
- Pelatihan SDM: Menyiapkan tenaga kerja terampil melalui program pelatihan khusus pariwisata.
Reynaldo juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian tak terpisahkan dari pengembangan pariwisata berkelanjutan. Ia mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam rangka meningkatkan kualitas layanan, memperkuat brand Indonesia, serta menarik investasi asing yang dapat menambah nilai devisa.
Debat kedua ini berakhir dengan tanya‑jawab interaktif, di mana peserta menilai visi Reynaldo sebagai salah satu yang paling konkret dan berorientasi pada aksi. Jika terpilih, ia berjanji akan mengusulkan program kerja khusus yang menempatkan pariwisata sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi nasional.




